SERANG, TitikNOL - Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten Brigjen Pol (Purn) Heru Februanto, mengajak mahasiswa menjadi agen perubahan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda dan masyarakat.
Hal itu diungkapkan bakal calon legislatif Partai Perindo Dapil II Banten itu saat memberikan kuliah umum di hadapan 1.000 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten yang akan mengikuti kuliah kerja nyata.
"Saat ini kondisi Indonesia sudah darurat narkoba. Kepedulian mahasiswa untuk berbagi informasi penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat sangat membantu pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan narkoba," kata Heru.
Untuk itu, dia mengajak mahasiswa agar berperan aktif memerangi penyalahgunaan dan membantu menginformasikam bahayanya narkoba kepada masyarakat. Menurutnya, berbagai cara bisa dilakukan untuk melawan narkoba.
"Seperti dengan membantu memberikan informasi mengenai penyalahgunaan dan peredaran narkoba kepada petugas baik kepolisan maupun BNN," ungkapnya.
Menurutnya, akibat penyalahgunaan narkoba berbagai kejahatan konfensional meningkat. Bahhkan, banyak pemuda yang masih produktif sudah tidak produktif lagi setelah mengkonsumsi narkoba.
Berdasarkan data pada tahun 2017, sebanyak 46.537 kasus berhasil diungkap dengan jumlah tersangka sebanyak 58.365 orang. Barang bukti narkoba yang berhasil disita jenis sabu sebanyak 4,71 ton, ganja 151,22 ton, 2.940.748 butir ekstasi.
"Sampai saat ini pengguna narkoba nasional sebanyak 3,3 juta jiwa, 1,9 persennya dari kalangan pelajar dan mahaiswa. Bahkan 40 sampai 50 orang perhari meninggal akibat narkoba," tukasnya. (Gat/TN1)