Soal Survei RDI, Ini Strategi KPU Genjot Partisipasi Pemilih Milenial

Ilustrasi. (Dok: Cakaplah)
Ilustrasi. (Dok: Cakaplah)
SERANG, TitikNOL - Rilis Data Indonesia (RDI) menyebutkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang informasi adanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada bulan September 2020 dinilai minim.

Dari hasil surveinya, RDI merilis 60,4 persen masyarakat Kabupaten Serang tidak tahu adanya Pilkada dan 39,6 menyatakan tahun informasi akan adanya Pilkada.

Menanggapi hal itu, Ketua Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang Abidin Nasyar mengatakan, Pilkada bukan hanya tanggungjawab KPU sebagai penyelenggara teknis. Melainkan, tanggungjawab seluruh stakeholder Pemerintah Daerah (Pemda), Partai Politik (Parpol) dan organisasi kemasyarakatan.

"Pilkada ini kan bukan melulu tanggungjawab KPU ya sebagai penyelenggara teknis. Saya kira ini juga tanggungjawab stakeholder yang ada, Pemda, Parpol yang terkait dengan Pilkada ini," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat, (21/02/2020).

Ia mengaku menyambut baik tentang hasil survei tersebut. Menurutnya, hasil ini akan dijadikan pacuan dan motivasi bagi KPU sebagai penyelenggara pesta demokrasi rakyat.

Melihat hasil survei itu, kata Abidin, KPU memiliki semangat baru untuk menggenjot sosialisasi agar masyarakat Kabupaten Serang mengetahui akan ada Pilkada pada 23 september 2020. Yang paling penting, bahwa setiap warga berhak menggunakan pilihannya.

"Saya kira survei punya mekanisme, saya kira sah saja. Kami menyambut baik, kalau dikoreksi ini satu motivasi ditutup mana kelemahan untuk meningkatkan partisipasi dan tahu pemilihan Bupati ini," terangnya.

Ia menjelaskan, hasil angka survei yang ada di 60 persen dinilai wajar. Sebab, saat ini KPU batu menyelesaikan badan Ad Hoc dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Bahkan saat ini KPU sedang merekrut Panitia Pemungutan Suara (PPS).

"Ada bertugas yang kami lakukan baik dor to dor. Bahkan tingkat RW akan dilakukan sosialisasiPPK, PPS semua penyelenggara wajib melakukan sosialisasi ada Pemilihan Kepala Daerah," jelasnya.

Namun untuk menggenjot partisipasi pemilih dari kalangan milenial, pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap 58 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas yang tersebar di Kabupaten Serang.

Selain itu, KPU juga telah menggelar sosialisasi pemilih di 11 basis Kabupaten Serang. Melihat perkembangan masyarakat, pihaknya optimis partisipasi pemilih akan meningkat dari pada pagelaran Pilkada sebelumnya.

"Kemudian pada tanggal 24 kami akan melakukan sosialisasi kembali di pogmas dan pogda. Saya optimis partisipasi di Kabupaten Serang akan meningkat. Target 75 persen. Ya realistis lah," tukasnya. (Son/TN1)

Komentar