BALI, TitikNOL - Muhaimin Iskandar atau pria yang kerap disapa Cak Imin sah dan kembali pimpin Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Mulhtamar yang digelar di Bali.
Salah satu alasan kuat yang menjadi terpilihnya Cak Imin sebagai Ketua Umum partai besutan Presiden ke 4 Indonesia yakni Abdurahman Wahid atau Gus Dur adalah berhasilnya mengantarkan sekaligus menjadikan KH Maruf Amin sebagai Wakil Presiden Indonesia periode 2019-2024.
Seperti yang diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Banten, Ahmad Fauzi. Ia mengatakan, Cak Imin dipilih kembali karena dinilai telah berhasil melakukan konsolidasi secara nasional.
“Bagi kami pengurus wilayah, Cak imin juga dinilai mampu melakukan 3 transformasi PKB. Sehingga muhtamar ini tidak berlangsung lama dan langsung memilih secara aklamasi,†ujarnya.
Fauzi juga mengatakan, tiga transformasi yang berhasil dilakukan oleh Cak Imin ialah, Transformasi PKB sebagai partai yang dilahirkan oleh Nahdlatul Ulama (NU).
“Dalam posisi ini PKB terus berkomitmen mewujudkan politik rahmatan lil alamin, dan ini berhasil dipertahankan Cak Imin,†ujarnya
Sedangkan transformasi yang kedua ialah, menjadikan PKB sebagai partai politik berbasis agama yang terkuat. “Dan Transformasi yang ketiga ialah, Cak Imin membawa PKB manjadi partai nasionalis,†ungkapnya.
Lebih lanjut Fauzi mengatakan, dengan ketiga transformasi ini menjadikan PKB sebagai partai yang tidak hanya agamis tapi juga nasionalis.
“Ketiga transformasi ini juga terbukti menhantarkan PKB memiliki peran-peran strategis baik legislatif maupun eksekutif. Peran strategis ini pula pada pemilu 2019 dapat mengantarkan KH. Ma'ruf Amin menjadi wakil presiden dan capaian pileg diatas capaian pemilu 1999,†ungkapnya. (TN2)