Bertemu Menko Polhukam, Kepala Desa Curhat Tak Punya Kantor

Menko Polhukam Luhut Binsar PanjaitanMenko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan

SERANG, TitikNOL - Sejumlah kepala desa yang hadir dalam pertemuan dengan Menko Pulhukam Luhut Binsar Panjaitan di lapangan Masjid KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (29/2/2016), berkeluh kesah tentang minimnya fasilitas yang ada di desa.

Seperti yang disampaikan Mapruhah, Kepala Desa Pegandikan, Kecamatan Lebak wangi, Kabupaten Serang. Kepada Luhut dirinya mengeluh tidak memiliki kantor desa.

"Pak menteri, dengan adanya dana desa yang sudah direvisi beberapa waktu lalu untuk penggunaannya, di desa kita sampai saat ini tidak memiliki kantor. Makanya saya ingin mengeluarkan unek unek ini kepada Pak menteri, agar desa diperhatikan," keluh Mapruhah.

Mapruhah mengeluhkan, jika revisi penggunaan dana desa yang diterimanya tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) yang sudah dibuat sebelumnya.

"Dengan dirubahnya penggunaan dana desa, guru Ngaji guru madrasah yang sudah kita masukan untuk digaji jadi gagal. Saya juga jadi takut Pak menteri, jadi tolong dibantu," lanjutnya.

Hal senada dikeluhkan Junah, Kepala desa Bojot, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. Ia mengeluh banyaknya LSM yang datang ke desanya meminta proyek ataupun lainnya.

"Kalau saya ingin mengadu jika pengawasan yang dilakukan terlalu banyak. Bahkan sejumlah LSM datang ke desa meminta proyek ataupun lainnya. Jadi kami minta kejelasan pengawasan yang benar Pak menteri," ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Luhut menjelaskan,  bahwa dana desa diberikan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Nanti ini kan kalau sudah berkembang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat jadi harus bisa mengembangkan ekonomi desa," pungkasnya. (Red)

Komentar