Tiba di Serang, Jokowi Ziarah ke Makam Sultan Banten

Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan Gubernur Wahidin Halim dan Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah di Komplek Kesultanan Banten Lama, Kota Serang. (Foto: TitikNOL)Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan Gubernur Wahidin Halim dan Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah di Komplek Kesultanan Banten Lama, Kota Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kota Serang, Sabtu (3/11/2018). Dalam kunjungan tersebut, Jokowi menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Sultan Banten di Komplek Masjid Agung Banten Lama, Kasemen, Kota Serang.

Pantauan di lokasi, rombongan Presiden Jokowi tiba di Komplek Masjid Agung Banten Lama sekira pukul 15.30 WIB. Kedatangan Jokowi disambut sejumlah pejabat Pemprov Banten dan para keturunan Kesultanan Banten.

Selain melakukan ziarah, orang nomor satu di Republik Indonesia ini juga menyempatkan diri untuk meninjau proyek revitalisasi Banten Lama yang sedang digagas oleh Pemprov Banten. Jokowi terlihat beberapa kali terlibat perbincangan dengan Gubernur Banten Wahidin Halim dan Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah pada saat meninjau proyek revitalisasi.

Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah mengatakan, Presiden Jokowi sengaja mengunjungi komplek Banten Lama untuk menyempatkan ziarah ke makam Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Selain berziarah, Jokowi kata Asep, juga ingin mengetahui lebih jauh progres proyek revitalitasi di Banten Lama.

"Pak Jokowi mau ziarah ke Sultan Banten agar cita-cita beliau terlaksana untuk bangsa Indonesia ini lebih terjaga," kata Asep kepada para awak media.

Asep juga berharap dengan kedatangan Presiden Jokowi, bisa memberikan suport kepada Pemprov Banten dalam melakukan pembangunan di daerah. Salah satunya, proyek revitalisasi Banten Lama.

"Saya berharap memberikan support atas pembangunan di Provinsi Banten agar sejarah Kesultanan Banten ini menjadi ikon yang lebih besar," harapnya.

Senada Gubernur Banten Wahidin Halim juga berharap revitalisasi Banten lama ini mampu membuat Kesultanan Banten menjadi ikon terbesar di Indonesia.

"Saya berharap menjadi kota peradaban, ikon yang memantik orang datang ke sini," pungkasnya. (Tolib/TN3)

Komentar