TitikNOL - Memandikan bayi mungkin dianggap mudah bagi beberapa orang. Anda cukup menyiapkan bak berisikan air, sabun, dan juga sampo. Namun faktanya, memandikan bayi dapat menjadi tantangan yang cukup sulit bagi orangtua. Apalagi bagi mereka yang belum berpengalaman.
Bahkan, tak sedikit orangtua yang mungkin melakukan beberapa kesalahan saat memandikan bayi. Akibatnya, beberapa gangguan kesehatan, seperti gangguan kulit, bisa terjadi.
Untuk menghindarinya, ketahui dulu beberapa kesalahan memandikan bayi berikut.
1. Memandikan Bayi Setiap Hari
Anda mungkin berpikir mandi setiap hari merupakan langkah bagus untuk membersihkan kuman yang menempel di tubuh bayi. Sayangnya, memandikan bayi dianjurkan untuk tidak dilakukan setiap hari.
Hal ini bukan berarti Anda tidak boleh rutin memandikan bayi. Hanya saja, menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, kondisi ini harus disesuaikan dengan iklim di tempat Anda tinggal.
“Misalnya, bayi tinggal di negara empat musim dengan keluhan atopic extremely dry skin. Si kecil mungkin tidak perlu mandi setiap hari. Tapi, bayi yang tinggal di negara tropis yang buat banyak berkeringat, mereka boleh dimandikan setiap hari,” ujar dr. Astrid.
2. Tidak Mengeringkan Bayi secara Menyeluruh
Bayi harus dikeringkan dengan baik setiap selesai mandi, dari kepala sampai ujung kaki. Bahkan setiap lipatan pada tubuh anak juga harus dikeringkan agar tak menyisakan ruang lembap pada kulit.
Basahnya air bisa membuat bayi kedinginan. Hal itu akan membuatnya tidak nyaman. Memakaikan popok bayi saat area kelamin dan bokong bayi yang masih basah juga akan meningkatkan risiko infeksi jamur dan ruam popok.
Lebih baik, keringkan seluruh tubuh bayi dengan handuk lembut terlebih dahulu. Setelah semuanya kering, pakaikan baju agar si Kecil tetap merasa hangat dan nyaman.
3. Meninggalkan Bayi Berendam
Cara memandikan bayi yang keliru berikutnya adalah dengan meninggalkan mereka berendam di bak air. Tindakan tersebut akan berisiko bayi tenggelam. Bahkan 2 inci air saja bisa buat mereka tersedak dan meninggal.
Jika saat memandikan bayi, ibu atau ayah harus meninggalkan kamar mandi, pastikan ada orang dewasa lain yang mengawasinya. Kalau tidak ada, sebaiknya bawa anak Anda dengan ditutupi oleh handuk.
Jangan sesekali Anda meninggalkan bayi meski bak sedang kosong atau memiliki sedikit air. Ingat, kecelakaan rumah tangga cukup sering terjadi di kamar mandi.
4. Tidak Membersihkan Seluruh Area Tubuh
Ada beberapa area tubuh bayi yang sering luput dari perhatian orang tua. Bagian yang terlewat tersebut biasanya pusar, kuku jari tangan dan kaki, lubang bokong, dan selangkangan.
Padahal, semua area tubuh anak wajib dibersihkan secara rutin agar tidak menjadi sumber berkembangnya penyakit. Gunakan waslap yang sudah direndam air sabun untuk membersihkan area-area dengan banyak lipatan.
Kemudian bilas area tersebut hingga bersih, lalu keringkan dengan handuk bersih.
5. Menggunakan Sabun dan Sampo Orang Dewasa
Kesalahan saat memandikan bayi berikutnya adalah menggunakan sabun ataupun sampo orang dewasa.
“Sabun atau sampo untuk bayi saja belum tentu cocok, apalagi menggunakan produk untuk orang dewasa? Ingat, karakter kulit bayi dan orang dewasa itu berbeda,” tegas dr. Astrid.
Kulit bayi masih sangat sensitif. Karena itu, pemilihan sampo dan sabun bayi harus ekstra hati-hati. Pilihlah sabun dan sampo yang tidak memiliki wewangian sebagai bahan utama. Pilihlah sabun yang melembapkan agar kulit si kecil tetap lembut dan terhindar dari kekeringan.
6. Tidak Membersihkan Bak Mandi
Alat mandi bayi juga harus dibersihkan setiap kali selesai dipakai. Meski terdengar menyusahkan, membersihkan bak mandi dan menjemurnya di bawah matahari bisa jadi tindakan mencegah kulit bayi iritasi dan alergi.
Sisa sabun yang menempel bisa membuat kulit bayi mengalami iritasi. Tidak hanya itu saja, bakteri yang menempel di bak mandi juga bisa berpindah ke kulit bayi.
7. Suhu Air yang Salah
Orangtua juga perlu memperhatikan suhu air mandi anak. Suhu air yang terlalu panas akan berbahaya bagi kulit si kecil yang masih sensitif. Sebaliknya, jika suhu air terlalu dingin, bayi bisa menggigil.
Jadi, pastikan suhu air berada di angka 32-38 derajat Celsius. Untuk mencobanya, Anda bisa mencelupkan siku tangan dan rasakan suhunya. Jika sudah dirasa pas, barulah mulai memandikan si kecil.
Itulah beberapa kesalahan saat memandikan bayi yang masih sering dilakukan. Mulai sekarang, yuk hindari dan mulai terapkan cara memandikan bayi yang tepat.
Berita ini telah tayang di klikdokter.com, dengan judul: Kesalahan-Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Memandikan Bayi