TitikNOL - Penyakit asam urat bisa jadi sangat mengganggu karena salah satu gejalanya adalah rasa nyeri di sekitar sendi. Hal ini bisa menjadi penghambat saat seseorang akan melakukan aktivitas, sebab rasa sakit yang terjadi mungkin bisa mengganggu fungsi kerja organ tubuh yang diserang asam urat.
Asam urat adalah kondisi yang terjadi ketika kadar asam urat di dalam darah terlalu banyak alias melebihi batas normal. Pada kondisi normal, asam urat akan larut dan dikeluarkan tubuh melalui urin. Sementara yang terjadi pada pengidap asam urat adalah zat tersebut menumpuk dan menyebabkan peradangan pada seni. Tumpukan asam urat akan membentuk Kristal yang tajam yang menjadi pemicu rasa nyeri, hingga bengkak.
Salah satu pemicu asam urat adalah pola makan yang salah. Kalau kamu memiliki faktor risiko asam urat, sebaiknya mulai mengatur menu makanan untuk mengurangi peluang penyakit ini menyerang. Salah satunya adalah dengan mengurangi konsumsi jenis makanan yang mengandung kadar purin tinggi.
Kandungan purin dalam makanan nyatanya memiliki peran dalam memicu kelebihan asam urat. Sebab, asam urat tercipta saat tubuh memecah purin yang didapat dari makanan yang dikonsumsi tersebut. Hasil pemecahan ini kemudian akan bertemu dengan zat purin yang diproduksi secara alami oleh tubuh. Maka dari itu, saat seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung purin secara berlebihan, risiko peningkatan kadar asam urat pun akan meningkat.
Makanan yang Mengandung Purin
Salah satu cara terbaik untuk mencegah asam urat adalah dengan membatasi masuknya makanan yang mengandung purin ke dalam tubuh. Beberapa jenis makanan yang mengandung purin tinggi termasuk daging merah, jeroan, ikan dan makanan laut. Makanan yang manis dan banyak mengandung gula pun sebaiknya dihindari agar risiko asam urat tidak bertambah.
Namun bukan berarti kamu sama sekali tidak diizinkan untuk menyantap makanan yang mengandung purin. Hanya saja, penting untuk membatasi jumlah asupannya. Sebagai gantinya, kamu bisa memperbanyak asupan makanan bergizi lain yang dibutuhkan oleh tubuh, dan tentunya ramah terhadap asam urat. Berikut pilihan makanan yang bisa dinikmati tanpa perlu khawatir asam urat meningkat!
Sayuran
Salah satu pilihan terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan adalah perbanyak mengonsumsi sayur-sayuran. Karena jenis makanan ini telah terbukti memiliki segudang nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Dalam kasus asam urat, sebaiknya pilihlah jenis sayuran yang rendah purin untuk dikonsumsi.
Misalnya kol merah, parprika, wortel dan kale yang kaya serat dan antioksidan. Perbanyak pula mengonsumsi mentimun, daun selada, dan kentang. Hal lain yang perlu diingat adalah, pastikan sayur-sayuran diolah dengan cara yang baik sehingga tidak menghilangkan nilai gizi dan manfaatnya bagi tubuh.
Buah-buahan
Pilih jenis buah yang banyak mengandung vitamin C yang tinggi, seperti jeruk, kiwi, ceri, lemon, dan tomat. Jenis buah-buahan ini disebut dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam tubuh. Yaitu dengan cara menghancurkan asam urat dan mengeluarkannya bersama urin.
Jenis buah lain yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah pisang, pir, apel dan anggur. Selain kaya akan serat, jenis buah-buahan ini memiliki kadar purin yang rendah.
Karbohidrat Kompleks
Mengonsumsi makanan sumber karbohidrat kompleks bisa menjadi pilihan untuk mencegah penyakit asam urat. Sebab mengonsumsi makanan ini bisa membantu meningkatkan pengeluaran asam melalui urine.
Beberapa jenis makanan yang mengandung karbohidrat adalah kentang, jagung, beras merah dan ubi. Makanan yang tinggi akan karbohidrat kompleks biasanya akan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh.
Yogurt
Mengutip Web MD, produk susu rendah lemah ternyata bisa membantu mengurangi risiko penyakit asam urat. Beberapa jenis produk yang disarankan adalah susu dan yogurt yang rendah lemak.
Berita ini telah tayang di halodoc.com, dengan judul: 4 Pilihan Makanan untuk Pengidap Asam Urat