CILEGON, TitikNOL - Pemerintah Kota Cilegon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), melakukan Pembekalan Sistem Komando Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana di Kota Cilegon.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappeda itu ini bertujuan untuk selalu sigap dan menjadi garda terdepan ketika terjadi bencana di Kota Cilegon.
Sekertaris Daerah Kota Cilegon Sari Suryati mengatakan, untuk memahami potensi bencana yang ada, Pemerintah Kota Cilegon akan mempersiapkan segala sesuatu hal untuk mengantisipasi terhadap potensi bencana yang ada baik dari sisi peralatan, personil dan pembiayaan.
“Sebagai konsekuensi logis atas pelaksanaan penanggulangan bencana di Kota Cilegon, maka diperlukan kerjasama antara Pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, untuk memenuhi kebutuhan peralatan, personil dan pembiayaan penanggulangan bencana sehingga dalam pelaksanaan penanggulangan pada saat darurat bencana dapat berjalan secara berintegrasi,” katanya, Senin (16/4/2018) kemarin.
Lebih lanjut, Sari juga mengajak kepada seluruh petugas penanggulangan bencana agar selalu memiliki keterampilan dan tekun dalam melaksanakan tugas.
“Marilah kita terus mengabdi kepada masyarakat dan tetap tekun dalam melaksanakan tugas dan saya titipkan kepada seluruh petugas penanggulangan bencana untuk tidak mencari imbalan saat bekerja, kita harus fokus dan serius saat menjalani tugas,” harapnya.
Kepada para petugas penanggulangan bencana Kota Cilegon, lanjut Sari, agar terus mempertahankan dan selalu meningkatkan prestasi siap siaga.
“Mengingat menjadi petugas penanggulangan bencana adalah sebuah panggilan hati, saya berharap agar terus mempertahankan prestasi siap siaga untuk tetap selalu sigap dalam menanggulangi bencana yang terjadi di Kota Cilegon, sehingga pelaksanaan tugas penanggulangan bencana akan mendapatkan hasil yang efektif dan efesien,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Sari juga menjelaskan terkait dengan program Pemerintah Kota Cilegon mengenai panggilan kegawatdaruratan 112.
“Kita akan segera meresmikan panggilan kegawatdaruratan 112 untuk mendengar keluhan kesah masyarakat yang selalu menjadi aspirasi, baik terkait dengan sampah yang berserakan, jalan yang rusak, ataupun yang mengenai tentang Kota Cilegon. Oleh karena itu, saya minta kepada BPBD Kota Cilegon untuk membantu dan mendukung program panggilan 112 supaya bisa cepat merespon aspirasi masyarakat Kota Cilegon,” terangnya. (Ardi/TN1).