Bank Banten Sabet Penghargaan Indonesia Best BUMD Award 2021 dari Warta Ekonomi

Ilustrasi. (Dok: Beritasatu)
Ilustrasi. (Dok: Beritasatu)

SERANG, TitikNOL – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten), mendapat pengakuan atas komitmen penguatan dan transformasi dengan meraih penghargaan Indonesia Best BUMD Awards 2021 on Developing a Healthy Banking System Through Limited Public Offering Program (Rights
Issue/HMETD) at Banten-Java Island, dari Warta Ekonomi.

Dengan mengusung tema The Frontline of Indonesia’s Economic Recovery, penilaian dilakukan oleh tim Independen dari Warta Ekonomi dengan menggunakan beberapa parameter. Di antaranya publikasi, inovasi dan layanan masyarakat.

Pemberian penghargaan diumumkan secara virtual dengan dipimpin CEO Warta Ekonomi Muhammad Ihsan. Mengingat, kondisi Indonesia saat ini masih dilanda pandemi.

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan, raihan penghargaan tak lepas dari dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten, khususnya Bapak Gubernur Banten, para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. Pihaknya bertekad kuat dan kerja keras untuk bangkit membangun kemandirian.

Menurutnya, penghargaan itu juga tak bisa dipisahkan dari kesuksesan Bank Banten melakukan berbagai upaya strategis dalam menjaga ketahanan institusi. Khususnya dalam penguatan permodalan.

Mengingat, pada akhir Desember 2020 hingga awal Januari 2021 lalu, Bank Banten berhasil memperoleh pendanaan sebesar Rp1,871 triliun dari penawaran umum terbatas VI. Sehingga, kepemilikan saham Pemerintah Provinsi Banten di Bank Banten melalui PT Banten Global Development meningkat menjadi 78,21%. Adapun sisanya sebesar 21,79% dimiliki oleh publik.

“Penghargaan ini selain sebagai bukti nyata terhadap kepercayaan dan komitmen Bank Banten, juga menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus tumbuh dan berkembang menjawab kepercayaan tersebut. Melalui inovasi dan penguatan fundamental, Bank Banten meningkatkan akselerasi digitalisasi dalam segala aspek operasional dan layanan perbankan untuk memperkuat posisi strategisnya dan memastikan keunggulan kompetitif dalam konteks lingkungan yang senantiasa dinamis,” katanya kepada TitikNOL, Rabu (3/3/2021).

Fahmi menuturkan, Bank Banten telah menyusun beberapa inisiatif strategis yang bertujuan untuk meningkatkan akselerasi transformasi digital yang tengah dilakukan seraya mendorong perbaikan kinerja dengan dua fondasi utama.

Fondasi pertama yaitu melakukan rekayasa ulang proses bisnis, khususnya inovasi dalam berbagai aspek dengan berbasis teknologi. Fondasi kedua, penguatan fundamental. Antara lain, permodalan, perbaikan kualitas aset, penerapan tata Kelola perusahaan yang baik dan manajemen risiko.

“Bank Banten meningkatkan akselerasi digitalisasi dalam segala aspek operasional dan layanan perbankan untuk memperkuat posisi strategisnya dan memastikan keunggulan kompetitif dalam konteks lingkungan yang senantiasa dinamis,” tuturnya.

Terkait penguatan fundamental ini, Fahmi secara khusus memberikan penekanan terhadap aspek permodalan yang merupakan faktor mendasar dari industri perbankan.

Dijelaskan Fahmi, kebutuhan permodalan yang kuat juga sangat diperlukan untuk melakukan ekspansi bisnis perbankan. Seperti pengembangan sistem teknologi informasi, peningkatan kompetensi sumberdaya insani, perluasan jangkauan jaringan layanan, maupun meningkatkan skala usaha dalam mendukung peningkatan kapasitas pertumbuhan penyaluran kredit berdasarkan prinsip kehati-hatian guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Banten.

"Dengan terpenuhinya permodalan, Bank Banten akan lebih leluasa dalam mengimplementasikan rencana strategis yang telah disusun guna mendukung program pembangunan daerah dan menjadi mencapai target yang telah ditetapkan di tengah tingginya potensi pertumbuhan perekonomian Banten,” jelasnya. (Son/TN2)

Komentar