Gempa 5,4 SR Gunung Kabupaten Lebak Terasa hingga Jakarta-Bandung

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

LEBAK, TitikNOL - Gempa 5,4 SR mengguncang wilayah Kabupaten Lebak, tepatnya di darat 18 Km Barat Daya Rangkasbitung, 6.69 LS - 106.14 BT kedalaman 82 Km, pukul 11.44 WIB, Selasa (7/6/2020) siang.

Dari pantauan data aplikasi info BMKG, gempa terasa di wilayah III-IV Lebak, III Cihara, III Rangkasbitung, III Bayah, III Pandeglang, III Cibeber, Malingping, Banjarsari, Sukabumi, II-III Jakarta, Depok, Bandung, II Tangerang Selatan dan II Bakaheuni.

Dede, salah warga Bayah membenarkan adanya gempa bumi yang mengguncang wilayah Lebak Selatan.

"Iyah kerasa lumayan gede lihat bangunan pada bergetar," kata Dede dihubungi via pesan WhatsApp.

Ia dan sejumlah warga yang merasakan goncangan pun berlarian keluar rumah, khawatir gempa semakin membesar.

"Warga pada keluar rumah, enggak mau ambil resiko takut ketimpa bangunan. Gempanya kerasa dua kali," imbuhnya.

Hal serupa juga diungkapkan Ani. Menurut Ani, gempa terasa sekali, namun getaran sampai membuat kaca rumah bergetar.

"Kerasa gempa, lumayan tapi tidak lama gempanya," singkatnya.

Sementara itu, rilis yang diterima Titiknol.co.id dari BMKG, Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,70 LS dan 106,15 BT , atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 18 km arah Barat Daya Rangkasbitung, Banten pada kedalaman 87 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam dibawah lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik ( _Thrust Fault_ ). (Gat/TN1)

Komentar