Hari Film Nasional

Peringatan Hari Film Nasional 2016

Ilustrasi film. (Dok:net)Ilustrasi film. (Dok:net)

TitikNOL - Hari Film Nasional merupakan momentum tahunan yang diperingati tiap tanggal 30 Maret. Tanggal tersebut berkaitan dengan sebuah peristiwa bersejararah dalam dunia film Indonesia ketika pada 30 Maret 1950 dilakukan pengambilan gambar pertama kali oleh sutradara Usmar Ismail dalam film Darah dan Doa, sebuah film Indonesia pertama bercirikan Indonesia dengan segala lini diprakarsai oleh orang Indonesia sendiri. Penetapan Hari Film Indonesia dilakukan sejak tahun 1962 oleh Konferensi Kerja Dewan Film Nasional dan Organisasi Perfilman.

Film pertama yang dibuat pertama kalinya di Indonesia adalah film bisu tahun 1926 yang berjudul Loetoeng Kasaroeng dan dibuat oleh sutradara Belanda G. Kruger dan L. Heuveldorp. Saat film ini dibuat dan dirilis, negara Indonesia belum ada dan masih merupakan Hindia Belanda, wilayah jajahan Kerajaan Belanda. Film ini dibuat dengan didukung oleh aktor lokal oleh Perusahaan Film Jawa NV di Bandung dan muncul pertama kalinya pada tanggal 31 Desember, 1926 di teater Elite and Majestic, Bandung.

Setelah Belanda, Jepang juga memproduksi film saat menjajah Indonesia. Pada era 1942-1949, produksi film di Indonesia dijadikan sebagai alat propaganda politik Jepang. Pemutaran fil di bioskop hanya dibatasi untuk penampilan film -film propaganda Jepang dan film-film Indonesia yang sudah ada sebelumnya, sehingga bisa dikatakan bahwa era ini bisa disebut sebagai era surutnya prodkusi film nasional. Pada 1942, Nippon Eigha Sha, perusahaan film Jepang yang beroperasi di Indonesia, hanya dapat memproduksi 3 film yaitu Pulo Inten, Bunga Semboja dan 1001 Malam.

Semoga melalui peringatan hari film Nasional ini dapat membawa dunia film Indonesia kearah lebih baik , memberikan hiburan dan edukasi bagi para penonton dan masyarakat Indonesia.

 

 

 

 

 

Sumber: www.salamsatudata.com

TAG film
Komentar