Ditanya Capaian Vaksinasi, Wawalkot Serang: Kebetulan Saya Belum Ngontrol

Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuluddin. (Foto: TitikNOL)
Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuluddin. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac yang ditujukan untuk tenaga kesehatan belum rampung sepenuhnya. Menurut data Dinkes Kesehatan pada 21 Januari 2021, baru mencapai 28,2 persen.

Kebanyakan para tenaga kesehatan ini mengeluhkan tentang susahnya melakukan pendaftaran. Mengingat, data yang menerima vaksin harus terintegrasi hingga ke pusat.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuluddin mengaku belum mengetahui perkembangan vaksinasi. Alasannya, orang nomor dua di Kota Serang itu belum sempat mengontrol.

"Jujur hari ini belum komunikasi dengan Dinkes, secara kebetulan saya juga belum ngontrol karena saya fikir awalnya, saya di vaksin. Tapi pernah serangan jantung jadi nggak divaksin. Dengan dasar itu saya kurang, belum. Mudah-mudahan pak dokter, kepala dinas bisa menjawab apa sih kendalanya itu," katanya kepada TitikNOL, Senin (25/1/2021).

Ia menekankan, pelaksanaan vaksin harus dijalankan dengan baik. Tenaga medis tidak boleh menolak divaksinasi jika tidak memiliki penyakit sesuai standar prosedur.

Terlebih, vaksin ini bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mendorong terbentuknya herld immunity. Sebab, manfaat vaksin yang mendasar sebagai upaya mencegah penyakit melurar. Sehingga, tubuh memiliki perlindungan dan pertahanan dari penyakit infeksi yang berbahaya.

"Yang penting apapun amanahnya, apapun perintah pemerintah, keputusan pemerintah harus dijalankan dari pusat, provinsi, pemerintah kita. Skala prioritasnya apa dulu, ya itu dijalankan," ungkapnya. (Son/TN1)

Komentar