Jadi Korban Begal, Pemuda Asal Jakarta Ditemukan Tewas di Cibareno

Anggota polisi saat berada di lokasi penemuan mayat di ruas jalan nasional Bayah - Cibareno tepatnya di Desa Cirendeu, Kecamayan Cilograng, Lebak. (Foto: TitikNOL)Anggota polisi saat berada di lokasi penemuan mayat di ruas jalan nasional Bayah - Cibareno tepatnya di Desa Cirendeu, Kecamayan Cilograng, Lebak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Sesosok mayat yang diketahui bernama Ilham Tamami (24) warga Jalan Jelambar Jaya RT05/RW02, Kelurahan Jelambar Baru, Jakarta Barat, ditemukan di bawah pohon pisang di sekitaran ruas jalan nasional Bayah - Cibareno tepatnya di Blok Ranca Beureum, Desa Cireundeu, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak sekira pukul 7.30 WIB, Rabu (13/6/2018).

Informasi yang diperoleh dari Herdiana Kepala Desa Cirendeu, Kecamatan Cilograng, identitas korban diketahui dari STNK motor dan SIM C yang ada di jasad korban.

"Waktu ditemukan kondisi korban tertelungkup di bawah pohon pisang, ada luka lebam dan memar di bagian muka dan kepala," ujar Herdiana kepada TitikNOL.

Terpisah, AKP Suparwono Kapolsek Cilograng membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

Menurutnya, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang karayawan pabrik pengolahan kayu bernama Encang, yang hendak buang air kecil ke belakang pabrik dan menemukan mayat tersebut dalam kondisi tertelungkup di bawah pohon pisang.

Setelah mengetahui ada mayat, Encang langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke nomor kontak telepon seluler milik Kapolsek.

Mendapat laporan itu, Kapolsek beserta sejumlah anggota mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan benar saja terdapat sesosok mayat tersebut.

"Dugaan sementara merupakan korban pembegalan sepeda motor, karena di lokasi ditemukan STNK dan SIM C milik korban," ujar Kapolsek Cilograng.

Dijelaskan, saat ini pihak kepolisian tengah menghubungi dan menunggu kedatangan pihak keluarga korban dari Jelambar Baru, Jakarta Barat.

"Sekarang mayat itu sudah dievakuasi di Puskesmas Cilograng dan akan kita bawa ke RSUD Adjidarmo untuk dilakukan otopsi," pungkasnya. (Gun/TN1)

Komentar