TitikNOL - Pengeluaran kita setiap harinya sangat erat hubungannya dengan gaya hidup, kebiasaan dan hobi yang kita gemari. Dalam kaitannya dengan pembelanjaan uang, hal umum yang kadang-kadang kita rasakan adalah kita merasa sangat sulit untuk berhemat dan menabung. Apalagi kita hidup di era digital yang setiap saat dipenuhi dengan iklan dalam berbagai bentuk untuk memancing kita bertindak konsumtif. Pada kenyataannya, kita tidak bisa mengelak bahwa kita sudah hidup dalam customers’ culture, di mana di satu sisi kita selalu di beri iming-iming untuk membeli ini dan itu, sementara di sisi lain kita juga menyadari bahwa budaya konsumtif itu tidak baik.
Meskipun demikian, tidak ada seorang pun yang dapat melarang untuk membeli apapun yang Anda suka ketika mampu membelinya. Akan tetapi, memiliki sikap hati-hati dan bijaksana dalam mengeluarkan uang sangat diperlukan jika Anda benar-benar ingin menjadi orang yang sukses. Beberapa dari kita mungkin menganggap remeh hal-hal berikut, namun tahukah Anda kebiasaan sepele tersebut jika terakumulasi hasilnya adalah sebuah pemborosan yang tidak perlu. Apa sajakah itu? Simak uraian lengkapnya berikut ini:
Meskipun benar bahwa air adalah kebutuhan dasar, akan tetapi itu bukan landasan bagi kita untuk harus membeli air mineral dalam botol secara terus menerus. Sebagai gambaran, sekarang kita hitung berapa liter kebutuhan kita untuk minum. Harga 1 liter air mineral dalam botol sekitar Rp5.000. Kalau kita membutuhkan air minum minimal 3 liter per-hari, berarti kita harus mengeluarkan uang Rp15.000 setiap hari dan Rp450.000 setiap bulannya. Untuk menyiasati hal ini, coba beli air minum dalam kemasan yang lebih besar (galon), memasak air sendiri, atau menggunakan teknologi filter penjernih air minum. Meskipun hal tersebut kurang praktis, kita bisa membiasakannya dan bisa lebih berhemat. Tidak cuma itu, menghemat air juga akan membantu melestarikan alam.
2. Malas Isi Ulang Cartridge Printer
Kebiasaan buruk lain yang bisa membuat Anda miskin adalah malas isi ulang cartridge printer. Alih-laih tidak ingin repot mengisi dengan cara manual, Anda lebih memilih membeli cartridge baru untuk isi tinta printer Anda. Padahal hanya dengan sedikit repot Anda bisa menghemat biaya, dibandingkan dengan membeli cartridge baru yang harganya jauh lebih mahal. Satu tips penting lagi untuk hal ini, lebih baik Anda membeli printer berkualitas dengan harga mahal dari pada membeli printer murah tapi gampang rewel.
Memang sangat memuaskan bisa mengikuti program-program televisi dari seluruh dunia. Namun sadarkah Anda bahwa perkembangan teknologi sekarang ini sudah sangat maju? Internet telah merubah semuanya menjadi lebih mudah. Beberapa website bahkan menyediakan streaming gratis atau website-website yang memberikan layanan live TV streaming dan movie dengan gratis. Jika Anda ingin benar-benar dimanjakan, banyak juga layanan TV streaming yang bisa Anda jadikan langganan dengan harga yang jauh lebih murah.
Memang terlalu disayangkan untuk melewatkan info-info menarik lewat majalah. Akan tetapi, tanpa Anda sadari, berlangganan majalah itu tidak murah. Jika Anda pandai memilah-milah informasi yang bermanfaat, dengan berlangganan internet Anda bahkan bisa mendapatkan informasi yang lebih baik. Kalaupun Anda tidak puas dengan mencari info-info menarik melalui layanan gratis, sekarang sudah banyak langganan e-zine atau lebih tepatnya singkatan dari electronic magazine, sebuah layanan majalah melalui media digital yang juga lebih mudah dan murah dibandingkan dengan majalah cetak.
Bagaimana buku bisa membuat miskin? Bisa, terutama kalau Anda tidak pandai-pandai memilih buku yang benar-benar bagus. Kalau hanya ingin mengikuti buku-buku populer yang hampir keluar setiap hari, Anda bisa membeli e-book yang biasanya dijual dengan harga lebih murah. Ingin lebih murah tapi efektif? Silahkan daftar jadi anggota perpustakaan. Bahkan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sudah memberikan fasilitas membaca online melalui menu koleksi digital. Anda bisa membacanya kapan saja dan di mana saja.
Siapa yang tidak suka barang bermerek? Terlepas dari kualitasnya yang bagus atau tidak, yang pasti barang bermerek itu harganya mahal. Memang ada kepuasan tersendiri memiliki barang-barang bermerek. Akan tetapi, barang bermerek belum tentu dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan Anda. Bahkan, terkadang ada merek-merek tertentu yang harganya di luar akal sehat. Kalau hanya sebuah tas, banyak produk dijual dengan harga Rp1 jutaan tapi memiliki kualitas yang tidak jauh beda dengan tas bermerek yang dijual dengan harga Rp10 juta.
Bagi penggila video game, Anda pasti tidak segan-segan lagi mengeluarkan USD 40 atau sekitar Rp500 ribuan setiap muncul game baru di pasaran. Di zaman sekarang, hal ini sungguh tidak perlu. Gunakan teknologi internet, perluas jaringan dan jalin persahabatan melalui komunitas-komunitas online. Anda tidak perlu khawatir karena di sana ada ribuan bahkan jutaan orang yang memiliki hobi yang sama. Kerjasama dan buat kesepakatan siapa yang harus membeli game untuk selanjutnya.
Barang baru seperti handphone baru, mobil baru, dan gadget baru selalu menjadi magnet yang siap menggoda Anda setiap harinya dan sulit untuk dihindari. Kalaupun Anda punya uang berlebih, jangan langsung ingin membelinya karena itu akan sangat mengganggu stabilitas keuangan Anda. Pertimbangkan baik-baik apa saja kelebihan dan kekurangannya, apa keuntungan lebih jika Anda membelinya, apa saja fitur yang tidak mungkin bisa Anda lewatkan, dan lain sebagainya. Bandingkan dengan produk yang saat ini Anda miliki. Jangan sampai, Anda membeli barang dengan fitur dan kualitas yang sama hanya karena tipuan iklan yang lebih heboh atau kemasan yang sedikit lebih menarik.
Beberapa tips di atas tentu akan menjadi percuma jika Anda tidak pernah mulai merubahnya. Mulailah ubah kebiasaan Anda sekarang dengan mengurangi atau bahkan menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut. Jika Anda bisa menghindarinya, kesuksesan finansial sudah siap menanti Anda. Semoga Sukses!
Sumber: www.cermati.com