Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi. (Dok: net)
Ilustrasi. (Dok: net)

TitikNOL - Pernah mengalami mimisan? Kondisi perdarahan pada hidung ini adalah masalah umum yang biasa terjadi. Web MD menulis, mimisan biasanya bukan masalah medis serius.

Hidung mengandung banyak pembuluh darah yang terletak dekat permukaan di bagian depan dan belakang hidung. Pembuluh darah tersebut sangat rapuh dan mudah berdarah.

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja, baik itu perempuan, laki-laki, anak-anak, dan orang dewasa. Jenisnya terbagi dua, yaitu anterior yang terjadi saat pembuluh darah di bagian depan hidung pecah dan berdarah dan posterior terjadi di bagian belakang atau bagian terdalam dari hidung, yang membuat darah mengalir ke bagian belakang tenggorokan.

Bukan tanpa sebab, mimisan bisa terjadi karena berbagai faktor. Di antaranya perubahan lingkungan, iklim dingin dan kering, berada di dataran tinggi, terkena uap kimia, merokok, dan cedera seperti tertekan, tertabrak, atau tertusuk pada bagian hidung. Pada anak-anak, mimisan juga bisa terjadi bila ada benda masuk ke dalam hidung.

Kondisi medis seperti struktur abnormal dalam hidung, polip, pilek, alergi, infeksi sinus, demam, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, dan penyakit hati juga bisa menyebabkan mimisan. Penyebab lain ialah konsumsi obat yang memengaruhi pembekuan darah, seperti aspirin, atau obat alergi.

Pertolongan pertama pada mimisan

Bila tiba-tiba mimisan, jangan panik sebab mimisan bisa ditangani terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk pergi ke dokter. Cobalah untuk tetap rileks, sebab kepanikan bisa membuat darah lebih banyak keluar.

Alih-alih segera mengambil posisi tidur, tetaplah duduk. Posisi berbaring bisa mengakibatkan darah tertelan dan bisa mengiritasi perut.

Tutup lubang hidung Anda dengan jempol dan jari telunjuk selama 5-10 menit. Sementara, bernapaslah melalui mulut. Ini akan memberi tekanan pada bagian hidung Anda yang berdarah dan bisa membuat darah berhenti mengalir.

Anda juga bisa mengaplikasikan kompres dingin di hidung atau menggunakan dekongestan semprot untuk menutup pembuluh darah kecil.

Alodokter menulis ada beberapa obat yang bisa digunakan untuk menghentikan mimisan. Salah satunya adalah asam traneksamat, yakni obat yang dapat mengurangi perdarahan dengan membantu darah Anda menggumpal.

Mengonsumsi asam traneksamat dapat mengurangi perdarahan dengan membantu darah Anda menggumpal. Lalu, ada juga obat oxymetazoline, phenylephrine hydrochloride, atau semprotan hidung phenylephrine-DM-guaifenesin yang dapat digunakan dalam jangka pendek untuk membantu hidung tersumbat dan perdarahan ringan.

Namun, ada juga obat yang tidak disarankan untuk menghentikan mimisan, seperti aspirin, ibuprofen, clopidogrel bisulfate, atau warfarin yang dapat berfungsi mengencerkan darah.

Bila mimisan tak bisa dihentikan, segera pergi ke dokter. Bila diperlukan, dokter bisa melakukan cauterization, teknik medis untuk menghentikan mimisan persisten atau sering.

Teknik ini melibatkan pembakaran pembuluh darah dengan alat pemanas khusus. Cara lain adalah membungkus sementara hidung dengan kapas atau kain kasa.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui penyebabnya. Anda akan mendapatkan pernyataan mengenai riwayat kesehatan dan pengobatan yang sedang dilakukan saat ini.

Serangkaian tes yang mungkin dilakukan meliputi tes darah, endoskopi hidung, tes darah partial thromboplastin waktu, CT scan hidung, dan X-ray pada wajah dan hidung.

Pencegahan mimisan

Mimisan memang bisa datang kapan saja tanpa diduga, tetapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Pertama, pastikan bagian dalam hidung selalu lembap. Gunakan kapas dengan petroleum jelly untuk membersihkan lubang hidung Anda tiga hari sekali.

Anda juga bisa memakai produk saline nasal, semprotan untuk hidung ini dapat Anda membantu menjaga bagian dalam hidung tetap lembap.

Lubang hidung yang kering bisa jadi karena udara di rumah Anda kering. Untuk mengatasinya, gunakan humidifier atau pelembap udara. Merokok juga dapat mengiritasi bagian dalam hidung dan membuatnya kering.

Kebiasaan yang harus dihindari adalah mengorek atau menggosok hidung. Pada anak, sebaiknya perhatikan agar kuku jari selalu pendek. Kurangi konsumsi obat alergi sebab dapat membuat hidung terasa kering.

Berita ini telah tayang di beritagar.id, Jumat 22 Desember 2017 dengan judul Penyebab dan cara mengatasi mimisan

Komentar