TitikNOL - Menurut kabar yang beredar, Mohamed Salah tidak akan makan dan minum dalam beberapa jam sebelum final Liga Champions pada akhir pekan ini, karena dia mempertahankan ibadah puasa Ramadannya.
Mo Salah tampil mengesankan di musim pertamanya untuk Liverpool, dan pemain berusia 25 tahun ini diharapkan menampilkan performa apiknya di Kiev nanti.
Bukan rahasia lagi jika pesepakbola asal Mesir itu adalah seorang Muslim yang taat beribadah. Dia telah menjalankan ibadah puasa sejak tanggal 16 Mei kemarin. Seperti diketahui, puasa adalah salah suatu ibadah bagi umat muslim, yaitu menahan nafsu sejak matahari terbit hingga terbenam.
Surat kabar di Mesir, Al Masry al Youm mengabarkan bahwa Mo Salah menolak saran untuk membatalkan puasa. Matahari terbenam di Kiev diperkirakan sekitar 30 menit sebelum kick-off, dan memungkinkan pemain asal Mesir itu untuk berbuka puasa sebelum pertandingan, meski tidak bisa mengonsumsi makanan yang cukup berat.
Dilaporkan bahwa puasa tidak akan memengaruhi performa Mo Salah di ibukota Ukraina, di mana dia ingin meraih gelar juara Liga Champions pertamanya.
Berita ini telah tayang di sumberbola.com, dengan judul: Mo Salah Enggan Batalkan Puasa di Final UCL