Jum`at, 4 April 2025

Kampanyekan Budaya Literasi, DPKD Kabupaten Serang Latih Pustakawan Desa dan Sekolah

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

SERANG, TitikNOL - Literasi merupakan pondasi awal bagi keberlangsungan sebuah negara. Bahkan, pemerintah sadar bahwa masa depan bangsa dititipkan pada kemampuan literasi anak negeri.

Sehingga, hal ini membuat pacuan bagi dunia pendidikan untuk berkomitmen dalam kegiatan literasi. Dalam mewujudkan hal itu, gerakan literasi perlu di kampanyekan baik melalui pendidikan formal maupun non formal.

Mengingat, literasi merujuk pada kemampuan seorang individu terhadap membaca dan menulis. Tujuannya, agar kegiatan literasi dapat menumbuhkan budi pekerti.

Menyambut hal itu, strategi yang sedang digalakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang adalah dengan menggelar pelatihan tenaga pengelola perpustakaan.

Kepala DPKD Kabupaten Serang Tahyudin mengatakan, perpustakaan desa menjadi amanat dalam Undang Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan pada Pasal 16 poin e.

Dari 326 desa yang ada di Kabupaten Serang, kata dia, baru sekitar 145 desa yang memiliki perpustakaan desa. Namun dari jumlah tersebut belum memiliki tenaga pustakawan yang mampu mengelola buku dengan baik.

"Harapannya perpustakaan menjadi tempat yang memiliki daya tarik. Mereka juga diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini, supaya masyarakat juga mau membaca," katanya kepada TitikNOL, Rabu, (05/02/2020).

Ia menyebutkan, keberadaan perpustakaan di desa Bukan hanya diperuntukan untuk anak-anak yang masih sekolah. Sebab, buku-buku yang tersimpan di perpustakaan desa disesuaikan dengan potensi daerah. Jadi, para orangtua juga dapat membaca buku untuk menambah pengetahuan dibidang profesinya.

"Di perpustakaan masyarakat tidak hanya belajar baca tulis, tapi keterampilan hidup sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing. Bisa membuat sesuatu dari hasil bacaan yang ia praktikan dalam kehidupan nyata. Bisa menambah penghasilan dan taraf hidup," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengambangan Perpustakaan dan Pembudayaan Minat Baca DPKD Kabupaten Serang Effy Afidah menyebutkan bahwa literasi adalah salah satu indikator utama kesuksesan pendidikan dan menjadi modal utama untuk mencetak sumberdaya manusia yang unggul dan berkualitas.

Maka, tenaga pengelola perpustakaan perlu dibekali dan diberikan bimbingan karena mereka terdiri dari berbagai macam latar belakang. Terlebih, perpustakaan desa di Kabupaten Serang saat ini masih berupa embrio alias rintisan. Ada 100 penjaga perpustakaan desa dan Sekolah yang mengikuti pembekalan ini.

"Kondisinya kurang maksimal ditambah tenaga yang kurang terlatih. Makanya, pelatihan semacam ini agar perpustakaan menjadi baik dan bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.

Yang lebih penting lagi, kata Effy, distribusi buku dan ketersediaan buku di perpustakaan desa perlu ada peningkatan dari sisi tenaga pustakawan. Agar, hal itu bisa menjadi daya tarik masyarakat dalam berliterasi.

Untuk memastikan keberadaan perpustakaan dimanfaatkan dengan baik, pihaknya mengaku akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perpustakaan desa yang sudah hadir mengutus tenaga pustakawan.

"Hasil pelatihan akan kami pantau, kami terus bina dengan kunjungan langsung," jelasnya. (Adv)

Komentar