Awas, Ini Akibatnya Jika Makan Jengkol Telalu Banyak

Ilustrasi. (Dok: Alodokter)
Ilustrasi. (Dok: Alodokter)

TitikNOL - Banyak orang Indonesia yang suka makan olahan jengkol. Namun, hati-hati jangan sampai kebanyakan makan jengkol karena ada kandungan di dalamnya yang bisa berdampak buruk pada ginjal.

    Viral efek makan jengkol untuk ginjal

    Belakang ini, ramai di media sosial, beberapa dokter membahas soal bahaya makan jengkol kebanyakan yang bisa merusak ginjal.

    Awalnya, seorang dokter menceritakan soal pasiennya yang berusia 29 tahun mengalami gagal ginjal dengan kadar kreatinin 15. Padahal, kadar kreatinin normal orang dewasa adalah sekitar 0,8-1,2 mg/dL.

    Akibatnya, pasien susah buang air kecil dan mengalami nyeri pinggang.

    Ditambah lagi, si pasien juga tidak punya riwayat hipertensi atau diabetes. Kenapa, ya?

    Setelah ditelusuri, ternyata si pasien itu diketahui terlalu banyak makan jengkol dalam dua hari berturut-turut.

    Melansir Tribrata News, media online milik Polri, dokter spesialis urologi dr. Nur Rasyid, SpU(K) menjelaskan bahwa jengkol mengandung asam jengkolat yang memang bisa memicu masalah pada ginjal.

    “Kadar asam jengkolat yang tinggi bisa membentuk kristal di area ginjal. Kristal ini bisa menyumbat saluran urine, menyebabkan jarang buang air kecil, dan merusak fungsi ginjal,” ungkapnya.

    Penyumbatan pada saluran urine bisa menyebabkan gejala yang sama seperti batu ginjal, seperti nyeri pinggang, keringat dingin, sakit saat buang air kecil, hingga urine berdarah.

    Bahaya makan jengkol kebanyakan

    Manfaat makan jengkol untuk kesehatan memang ada karena kandungan antioksidannya cukup tinggi. Namun, kebanyakan makan jengkol juga bisa menyebabkan efek negatif yang berbahaya untuk ginjal.

    Walaupun jarang terjadi, seseorang bisa saja mengalami djenkolism atau keracunan jengkol.

    International Medical Case Reports Journal memaparkan, keracunan jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal akut, penyumbatan pada saluran kemih, dan nyeri panggul.

    Ini karena asam jengkolat dalam jengkol yang berlebihan bisa masuk ke aliran darah, hingga kemudian sampai di ginjal untuk disaring. Asam jengkolat ini bisa membentuk kristal di beberapa area ginjal, termasuk area yang menampung urine (pelviokalises).

    Tips aman mengonsumsi jengkol

    Sampai sekarang, belum diketahui secara pasti berapa banyak seseorang boleh makan jengkol agar tidak menyebabkan masalah pada ginjal.

    Apalagi, penyakit ginjal juga bisa terjadi akibat metabolisme tubuh yang buruk, bukan hanya karena efek dan bahaya makan jengkol kebanyakan.

    Untuk itu, batasi makan jengkol secukupnya saja dan jangan terlalu sering. Misalnya, cukup makan satu hingga tiga keping sekali makan. Durasinya pun cukup sesekali saja.

    Setiap orang bisa mengalami efek atau reaksi yang berbeda-beda setelah makan jengkol. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mengetahui cara aman makan jengkol dan mencegah bahaya makan jengkol kebanyakan.






















    Berita ini telah tayang di sehatq.com, dengan judul: Bahaya Makan Jengkol Kebanyakan, Bisa Kena Sakit Ginjal Akut

    Komentar