Efek Gas Air Mata pada Kesehatan saat Demo

Ilustrasi. (Dok: Liputan6)Ilustrasi. (Dok: Liputan6)

TitikNOL - Tembakan gas air mata sering kali harus dilepaskan oleh polisi ketika menghadapi kondisi demo yang cenderung rusuh. Akibatnya tidak hanya para peserta demo yang terkena efek gas air mata, tetapi juga warga di sekitar lokasi demo. Situasi ini pula yang saat ini terjadi di beberapa kawasan di Jakarta.

Polri menetapkan status Jakarta siaga I dalam menghadapi respons massa pasca pengumuman hasil penghitungan suara tingkat nasional oleh KPU. Bentrok antara massa demo yang terprovokasi tak terelakkan. Setelah menghujani aparat keamanan dengan petasan, kembang api, dan benda lainnya, aparat pun terpaksa berusaha menertibkan massa yang mengamuk dengan menembakkan gas air mata. Apa bahaya gas air mata pada kesehatan?

Tentang gas air mata

Tembakan gas air mata adalah salah satu cara untuk mengendalikan kericuhan massa saat demonstrasi atau kerusuhan. Metode ini dianggap sebagai alternatif yang lebih aman bagi pihak keamanan ketimbang menggunakan senjata tumpul, tajam, maupun senjata api yang bisa berakibat fatal.

Terdapat beberapa jenis gas air mata. Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, jenis yang paling sering digunakan adalah gas CS karena dianggap paling aman. Berbagai penelitian menemukan bahwa gas CS dengan batas konsentrasi 5 persen tergolong relatif aman dan tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Selain gas CS, terdapat pula gas CN dan CR. Akan tetapi, 2 gas terakhir lebih jarang digunakan karena lebih beracun.

Bahaya gas air mata bagi kesehatan

Meski gas air mata CS dianggap aman, tetapi bahayanya tetap ada. Berikut ini adalah bahaya gas air mata bagi yang terpapar.

Membahayakan mata

Sesuai namanya, gas air mata memang mengincar mata sebagai sebagai organ tubuh yang paling terdampak. Efeknya yang paling jelas adalah akibatnya pada mata, membuat penglihatan jadi terganggu.

"(Gas) itu biasanya menimbulkan perih pada mata. Selain itu, biasanya gas air mata juga menyebabkan gatal dan panas di mata. Nantinya, orang-orang yang terekspos gas air mata akan mengeluarkan air mata, dan pada akhirnya penglihatan jadi buram atau tak jelas,” jelas dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter.

Menimbulkan sesak napas

Selain mata, pernapasan juga bisa terganggu akibat tembakan gas air mata. Gejala pada saluran pernapasan di antaranya adalah batuk, nyeri dada, sesak napas, serta mengeluarkan banyak dahak dan air ludah.

"Menimbulkan sesak napas kalau efeknya pada pernapasan. Dalam hal ini ada iritasi pernapasan. Kalau orang yang menghirup gas air mata, lalu gas itu menumpuk di organ paru-paru, selanjutnya akan terjadi sesak napas," jelas dr. Dyah.

Menimbulkan masalah pada kulit

Mata dan pernapasan memang paling terdampak, tapi nyatanya gas air mata juga bisa menimbulkan gangguan pada kulit. Gejala yang dapat dirasakan kulit adalah nyeri, gatal, reaksi alergi, dan luka bakar kimia.

Selain tiga dampak yang disebutkan tadi, gas air mata juga dapat menimbulkan gejala nyeri kepala dan muntah.

Meski demikian, dr. Dyah mengatakan bahwa gas air mata tidak memiliki efek jangka panjang bagi kesehatan. Setelah terkena paparan gas, beberapa menit setelahnya efeknya akan perlahan hilang.

Jika Anda terkena gas air mata, segera hindari area yang terpapar oleh gas tersebut. Bilas mata atau organ yang terkena dengan air bersih yang mengalir, setidaknya selama 10 menit.

Lebih baik lagi jika Anda membilas area yang terkontak gas air mata dengan menggunakan air garam steril (cairan infus). Jangan lupa, lepaskan pakaian, topi, lensa kontak, dan benda-benda lain yang melekat di tubuh setelah berkontak dengan gas air mata.

Saat ini demo di beberapa lokasi di Jakarta memang menjurus pada situasi yang rusuh. Demi membubarkan massa, menembakkan gas air mata sering menjadi tindakan yang diambil oleh polisi.

Jika Anda sangat kebetulan berada di sekitar lokasi demo dan terkena imbas dari gas air mata yang ditembakkan, segera lakukan langkah-langkah di atas untuk menghilangkan efek gas air mata. Tetapi jika gejala yang dirasakan berkepanjangan, sebaiknya segera periksa ke dokter.

Berita ini telah tayang di klikdokter.com, dengan judul: Waspadai 3 Efek Gas Air Mata pada Kesehatan Saat Demo

Komentar