Studi Sebut, Aktif di Medsos Dapat Kurangi Risiko Penyakit

Ilustrasi. (Dok: suara-islam)Ilustrasi. (Dok: suara-islam)

TitikNOL - Sebuah studi baru menemukan, pengguna aktif media sosial umumnya lebih puas dengan hidupnya. Ini membuat mereka lebih sedikit memiliki gejala depresi hingga meminimkan kondisi kesehatan kronis seperti tekanan darah tingga hingga diabetes.

Jangan terkejut jika melihat kakek atau nenek memiliki banyak teman di Facebook atau kerap menggunakan layanan pesan instan di telepon pintar. Sebab terlibat aktif di media sosial bisa mengurangi kesepian hingga kondisi kronis seperti tekanan darah tinggi dan diabetes pada orang tua.

Menurut peneliti, ini karena teknologi media sosial seperti surat elektronik (surel), Twitter, Skype, Facebook dan lainnya memiliki potensi menumbuhkan hubungan baik di antara orang tua. Asisten Profesor di Michigan State Universit William Chopik mengatakan studi ini menemukan peserta aktif di media sosial umumnya lebih puas dengan hidup mereka. Inilah yang membuat mereka lebih sedikit memiliki gejala depresi dan kondisi kronis seperti tekanan darah dan diabetes.

"Setiap hubungan antara teknologi sosial dan kesehatan fisik dan psikologi dimediasi oleh berkurangnya kesepian," kata Chopik seperti dilansir Indian Express.

Lebih dari 95 persen dari lansia yang diteliti mengatakan mereka "agak" atau "sangat puas" dengan teknologi sosial. Sementara 72 persen mengatakan mereka tak menolak belajar teknologi baru.

"Orang dewasa berpikir manfaat teknologi sosial lebih besar dibandingkan biaya maupun tantangan teknologinya," ujar Chopik.

 

 

 

 

 

 

Sumber: www.republika.co.id

Komentar