SERANG, TitikNOL – Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Banten yang baru, Thomas Ipoeng Andjar Wasita akan mendorong Pemerintah Provinsi Banten untuk mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan daerah 2016.
“Sebagai fungsi pemeriksa keuangan daerah, tentu kita harus menjadi pendorong pengelolaan keuangan daerah. Jadi, saya sebagai kepala baru tentu akan melakukan penyesuaian terhadap kondisi di Banten seperti apa,” kata Thomas, saat ditemui di BPK Banten, Kamis (3/11/2016).
Thomas menjelaskan, jika Kepala BPK Banten Yusnadewi yang sebelumnya menjabat menyampaikan, di Banten termasuk salah satu daerah yang belum mampu mencapai predikat WTP untuk laporan keuangan daerah.
Baca juga: Thomas Ipoeng Resmi Gantikan Yusnadewi Jadi Kepala BPK Banten
“Ibu Yusnadewi juga menyampaikan untuk fokus, karena di Banten masih ada kabupaten/kota termasuk provinsi belum mampu mencapai WTP. Tentu itu menjadi fokus saya,” ungkapnya.
Lanjut Thomas, dirinya akan mendorong penuh pemerintahan di Banten untuk mampu mendapatkan predikat WTP kedepannya.
“Kami fungsinya hanya sebagai pendorong, sepenuhnya faktor yang menentukan Pemda itu sendiri. Apabila Pemda diam, kita tidak bisa melakukan apa-apa. Tapi, kalau Pemda inisiatif kita bisa mendorong,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPK Banten yang lama Yusnadewi memberikan pesan kepada kepala baru untuk bisa melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sudah disusun sampai akhir tahun.
“Kita kan punya rencana sampai akhir tahun ini, ya saya harap bisa melanjutkan karena ada beberapa kegiatan belum selesai,” tuturnya.
Selain itu, masih ada sejumlah pemeriksaan belanja pemerintah yang harus segera diselesaikan. (Meghat/Rif)