TANGSEL, TitikNOL - Ancaman people power yang dilontarkan Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais, dianggap oleh aktivis 98 sebagai kepanikannya tidak bisa membangun dinasty politik.
Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (JARI 98) Willy Prakarsa menilai, manuver people power yang sengaja digulirkan Amin Rais itu hanyalah bentuk kepanikan semata, lantaran ada kekhawatiran dari Amien Rais tidak bisa membangun politik dinasti.
“Itu cuma kepanikan semata, khawatir semua anak-anaknya tidak lolos jadi anggota Dewan periode 2019-2024. Masyarakat yang berada di dapilnya, pasti hafal dengan kelakuan Amien Rais dan keluarga,” kata Willy Prakarsa, Kamis (11/4/2019).
Kendati begitu, Willy menilai bahwa tak ada alasan dan urgensinya ancaman people power di rezim Jokowi-JK. Sebab, kata aktivis 98 ini, kinerja dan prestasi Jokowi yang terbukti itu malahan diapresiasi oleh rakyat Indonesia.
"Amien Rais ngomong begitu sah-sah saja, apalagi dilindungi UUD 45 pasal 28. Tapi jika ingin mencari panggung di last minute lari dari Prabowo demi dapatkan simpati Jokowi, maka lebih baik Amien Rais berpikir ulang,” bebernya.
Seperti diketahui, Amien Rais menyerukan akan menggerakkan massa melalui people power jika ada kecurangan di pemilu mendatang, bukan mengikuti mekanisme yang ada dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. (Don/TN1).