Selasa, 23 Juli 2024

Dinkes Kota Siapkan 16 Puskesmas dan Dua Cold Chain untuk Tempat Vaksin

Dua cold chain atau rantai dingin yang disiapkan Dinkes Kota Serang. (Foto: TitikNOL)
Dua cold chain atau rantai dingin yang disiapkan Dinkes Kota Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Dinas Kesehatan Kota Serang menyiapkan dua rantai dingin (cold chain), sebagai tempat penyimpanan vaksin sinovac Covid-19. Satu cold chain bisa menampung 2.000-3.000 vaksin. Rencananya, vaksin Covid-19 akan didatangkan ke Kota Serang pada 14 Januari mendatang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Serang Hikmat Sumantri mengatakan, saat ini Dinas Kesehatan Kota Serang memiliki enam cold chain yang masih berfungsi dengan baik. Tiga cold chain berada di kantor Dinas Kesehatan Kota Serang, tiga lainnya di gudang farmasi yang berada di Cipocok Jaya.

"Kami sudah menyiapkan dua cold chain yang kosong sebagai tempat penampungan vaksin Covid-19, kapasitas satu cold chain bisa menampung antara 2.000-3.000 vaksin karena sampai saat ini ia belum tahu bentuk vaksin Covid-19 apakah kecil atau besar," kata Hikmat ditemui di ruangannya, Selasa (5/1/2021).

Selain mempersipkan tempat penyimpanan vaksin, Dinkes juga menyiapkan 16 puskesmas untuk tempat penyuntikan vaksin bagi masyarakat nantinya.

"16 Puskesmas sudah siap itu tersebar di seluruh Kota Serang, nanti setiap Puskesmas ada satu vaksinator," ungkapnya.

Saat ini kata Hikmat, pihaknya sudah mengikutsertakan 20 tenaga kesehatan yang diambil dari Puskesmas guna mengikuti pelatihan vaksinasi Kementerian Kesehatan. Mereka yang mengikuti pelatihan diharapkan dapat menyampaikan ilmu vaksinasi kepada tenaga kesehatan lainnya.

"Pelatihan dilakukan melalui aplikasi zoom meeting. Pelatihan berlangsung tiga hari dan hari ini hari kedua. Masih berlangsung," katanya.

Untuk data tenaga medis yang akan mengikuti vaksin, hingga saat ini belum terdata semua. Namun, pihaknya sudah mengirimkan 3.600 nama ke pemerintah Provinsi Banten.

"Saat ini baru beberapa tenaga medis yang mendapatkan sms langsung dari kementerian untuk mengikuti vaksin, kami belum cek semua nakes," tukasnya. (Gat/TN1)

Komentar