Gara-gara Rapihkan Baju Suami, IRT di Kota Serang Positif Covid-19

Ilustrasi. (Dok: Halodoc)
Ilustrasi. (Dok: Halodoc)

SERANG, TitikNOL – Pasca dua hari perayaan Idul Fitri, warga Lingkungan Pekarungan, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang terinfeksi virus Corona. Terpaparnya Ibu Rumah Tangga (IRT) ini diketahui, saat dirinya mengurus baju suami yang bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Tangerang.

Juru bicara Gugus Tugas Kota Serang W Hari Pamungkas, membenarkan ada penambahan kasus warga yang terinfeksi virus Corona atau Covid 19. Saat ini pasien telah dijemput oleh tim medis di kediamannya untuk dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten.

Menurutnya, pasien itu merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) dan tergolong pada kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) karena tidak mengalami demam, flu dan batuk.

“Pasien baru terkonfirmasi positif atas nama SJ, berjenis kelamin perempuan seorang ibu rumah tangga umur 39 tahun berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), rujukan dari Rumah Sakit Drajat Prawiranegara, dan sekarang dibawa ke Rumah Sakit Umum Banten,” katanya saat dihubungi, Selasa, (26/05/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien tertular Covid 19 diduga dari pakaian suami yang bekerja di salah satu pabrik di Kabupaten Tangerang yang masuk dalam zona merah virus Corona.

Ia menjelaskan, kepastian pasien IRT itu terpapar virus Corona setelah hasil Swab sebagai bahan uji lab menyatakan positif. Sebelumnya juga, pasien telah dilakukan rapid test sebanyak dua kali dan hasilnya reaktif.

“Diduga terinfeksi dari pakaian suami yang kerja di PT P. Pada tanggal 8 Mei dilakukan tracing, yang bersangkutan dua kali rapid test dengan hasil reaktif. Kemudian di swab, dan pada 23 Mei 2020 terkonfirmasi positif. Tapi untuk keluarga inti dinyatakan oleh tim medis negatif Covid-19,” jelasnya.

Atas penambahan kasus positif Covid-19 yang dua kali menimpa ibu rumah tangga, Kepala Dinas Kominfo Kota Serang itu mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap carrier yang bekerja di zona merah. Karena dikhawatirkan membawa virus.

“Bukan menakut-nakuti yah, tapi alangkah baiknya yang bekerja atau pun siapa saja yang berpergian dan beraktivitas di luar, jika pulang ke rumah jangan dulu berinteraksi dengan keluarga. Lakukan terlebih dahulu protokol kesehatan dengan menanggalkan pakaian dan cuci, kemudian mandi, ganti pakaian. Barulah bisa bercengkrama dengan keluarga,” tukasnya. (Son/TN1)

Komentar