Istighosah di Banten, Panglima TNI: Kita Tak Boleh Terpecah Belah Karena Hoax

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto memberikan sambutan dalam acara Istighosah dalam rangka latihan kesiapsiagaan operasional Koarmada I di PLTU Suralaya. (Foto: TitikNOL)Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto memberikan sambutan dalam acara Istighosah dalam rangka latihan kesiapsiagaan operasional Koarmada I di PLTU Suralaya. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto, menghadiri istighosah di PLTU Suralaya, Kota Cilegon. Di acara itu, ia meminta kepada masyarakat Banten agar tidak terpecah belah karena hoax.

Dikatakan Hadi, revolusi industri 4.0 membawa efek positif dan negatif terhadap kehidupan manusia di Indonesia. Adapun sisi positif salah satunya adalah mempermudah kehidupan manusia.

Sisi negatifnya juga ikut memengaruhi revolusi industri 4.0. Contoh paling nyata adalah maraknya penyebaran hoax yang hanya bermodal jempol.

"Yang tidak kalah penting adalah berita hoax, berita bohong, yang sangat membahayakan bagi kita semua itu adalah sisi jeleknya. Dan kita sendiri dijadikan masyarakat pewarta, ingin selalu kita share, ada apa saja diberitakan," ungkap Hadi dalam sambutannya, Rabu (27/3/2019).

Dengan mudahnya penyebaran berita bohong tersebut kata Panglima, akan mudah menimbulkan perpecahan. Untuk itu, ia meminta agar masyarakat tidak mudah terpecah belah oleh hoax.

"Sisi negatif itulah yang bisa memecah belah bangsa, oleh sebab itu saya berpesan jangan mudah kita menerima berita bohong," imbuhnya.

Seperti diketahui, Panglima TNI menghadiri istighosah dalam rangka latihan kesiapsiagaan operasional Koarmada I di PLTU Suralaya. Rencananya, pelatihan tersebut akan diselenggarakan Kamis besok. (Ardi/TN1).

Komentar