Pantai Ciantir Sawarna Kembali Telan Korban Jiwa

Sesaat sebelum terseret ombak, korban bernama Farhan dan teman-temannya foto bersama di pantai pasir putih Ciantir Sawarna. (Foto: Ist)
Sesaat sebelum terseret ombak, korban bernama Farhan dan teman-temannya foto bersama di pantai pasir putih Ciantir Sawarna. (Foto: Ist)

LEBAK, TitikNOL - Peristiwa kecelakaan laut kembali terjadi di lokasi wisata pasir putih pantai Ciantir Sawarna, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Sabtu (11/11/2017) sekira pukul 7.30 WIB.

Dari informasi yang diperoleh, kejadian itu terjadi saat tujuh orang wisatawan asal Jakarta Timur berenang di kawasan arus deras pantai pasir putih Ciantir.

Ketujuh wisatawan itu sebelumnya sudah diperingatkan oleh petugas Balawista pantai Sawarna untuk tidak berenang di lokasi tersebut, namun ketujuh orang wisatawan itu tidak mengindahkan peringatan dari petugas Balawista setempat.

Saat ketujuh orang itu sedang berenang, tiba - tiba datang arus deras yang menarik mereka. Beruntung empat dari tujuh orang wisatawan segera menepi, sedangkan tiga orang lainnya terseret ombak. Sementara dua dari tiga orang yang terseret ombak, berhasil diselamatkan oleh petugas Balawista.

Namun nahas, satu orang wisatawan lainnya bernama Farhan (16) warga Jalan Sodong Raya RT04/RW11, Kelurahan Cipinang Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur tidak terselamatkan dan terus terseret ombak dan hingga saat ini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Erwin Komara Sukma, Ketua Balawista Kabupaten Lebak membenarkan kejadian tersebut. "Iya, sekarang masih dalam pencarian oleh tim Balawista"

Terpisah, Kapolsek Bayah, AKP Sadimun mengatakan, dua dari tiga orang wisatawan terseret ombak yang terselamatkan bernama Randi (16) dan Jaelami (16). Sedangkan yang tidak terselamatkan lanjut Sadimun, satu orang wisatawan bernama Farhan (16).

"Sampai saat ini tim gabungan pencarian dari polsek Bayah (Bhabinkamtibmas), Koramil Bayah, FKPM Balawista dan Nelayan setempat sedang melakukan upaya pencarian,"tukas Sadimun. (Gun/red)

Komentar