Kamis, 3 April 2025

Polres Serang Kota Bantu Masyarakat Terkena Dampak Musim Kemarau

Kapolres Serang Kota Polda Banten AKBP Firman Affandi saat menyalurkan air bersih ke pada warga Kelurahan Masjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. (Foto: TitikNOL)
Kapolres Serang Kota Polda Banten AKBP Firman Affandi saat menyalurkan air bersih ke pada warga Kelurahan Masjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Akibat musim kemarau, Warga Kelurahan Masjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, dua bulan terahir menggunakan air galon isi ulang seharga Rp3.500, untuk memenuhi kebutuhan air bersih guna keperluan masak dan minum. Pasalnya, sumur yang bisa digunakan mengalami kekeringan dan air sungai kondisinya keruh.

Dalam satu hari, setidaknya satu galon dihabiskan oleh setiap Kepala Keluarga (KK) untuk minum dan memasak. Sehingga pengeluaran rumah tangga mereka membengkak.

"Udah dua bulan, di kali (sungai) enggak ada airnya. Beli galon airnya, satu galon Rp3.500 isi ulang. Untuk mandi sama nyuci dari sumur umum aja disitu," kata Hamida (40), warga setempat, Senin (19/8/2019).

Hal yang serupa juga dikatakan Rojali Warga setempat. Dirinya mengatakan, Sumur bor yang dibangun oleh Pemkot Serang, airnya menjadi payau saat musim kemarau tiba. Jika dipergunakan untuk mandi, terasa lengket di badan, sabun pun tidak berbusa.

"Itu di sumur di situ, airnya jadi agak asin rasanya. Sabunan sama keramas enggak keluar busanya," katanya.

Untuk membantu keperluan masyarakat, Polres Serang Kota Polda Banten mengirimkan bantuan air bersih sebanyak satu tangki air bersih.

"Kalau kurang, kita tambah lagi. Dalam rangka kemanusiaan, agar tidak ada masyarakat yamg dilanda kekeringan. Sudah kita petakan per kecamatan, salah satunya di Kasemen," kata Kapolres Serang Kota Polda Banten AKBP Firman Affandi, di tempat yang sama.

Rencananya, Polres Serang Kota Polda Banten juga akan terus memberikan bantuan air bersih ke masyarakat yang mengalami kekeringan dan kesulitan air.

"Kita distribusikan ke beberapa titik juga kedepannya. Kedepan bersama PDAM dan Pemkot Serang," jelasnya. (Lib/TN1)

Komentar