Jum`at, 4 April 2025

Puluhan Rumah, Sekolah, Mushola dan Puskesmas Rusak Diguncang Gempa, Tiga Orang Tertimpa Reruntuhan 

Salah satu rumah yang rusak akibat gempa (Foto: istimewa)
Salah satu rumah yang rusak akibat gempa (Foto: istimewa)

BANTEN, TitikNOL - Gempa bumi yang melanda wilayah Provinsi Banten mengakibatkan puluhan rumah dan fasilitas sekolah rusak berat.

Berdasarkan catatan Polda Banten, setidaknya ada 94 rumah, sejumlah sekolah, mushola, dan Puskesmas alami kerusakan.

Baca juga: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Wilayah Banten, Warga Panik

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Shinto Silitonga mengatakan, efek getaran gempa dirasakan di seluruh wilayah hukum Polda Banten, bahkan dirasakan hingga Jakarta.

Namun terdapat dampak kerusakan yang signifikan terutama di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

Baca juga: Diguncang Lima Kali Gempa Susulan, BPBD: Kerusakan Terjadi di Dua Kabupaten Ini

Shinto merinci, dampak di Kabupaten Pandeglang sampai 19:30 WIB yang telah didata oleh personel Polsek jajaran yaitu 54 unit rumah alami kerusakan.

Kemudian, tiga unit sekolah alami kerusakan yakni MTS Negeri 3 Cibaliung, Madrasah Cibereum, dan SMP Sumur.

"Dua unit mushola alami kerusakan di Cikeusik dan di Bojong. Puskesmas alami kerusakan di Sumur. Satu wanita alami luka berat pada bagian kepala di Kecamatan Sumur, sudah ditangani di puskesmas dengan menjahit luka," jelasnya.

Baca juga: Fasilitas Pendidikan Hingga Rumah Warga di Lebak Rusak Berat Akibat Gempa

Sedangkan dampak di Kabupaten Lebak sampai 19.00 WIB, 40 unit rumah alami kerusakan.

Selain itu, empat unit sekolah alami kerusakan yaitu di MAN 3 Lebak di Kecamatan Gunung Kencana, SMPN 3 Wanasalam, SD Negeri 1 Sukaresmi Sobang, dan SMP Satap 9 Bayah.

Baca juga: Bupati Pandeglang Sebut Rumah Rumah di Lima Kecamatan di Pandeglang Alami Kerusakan Berat

"Satu laki-laki alami luka ringan pada bagian kepala akibat kejatuhan genteng di Kecamatan Malimping dan 1 perempuan alami luka ringan pada bagian kepala akibat kejatuhan genting di Kecamatan Cihara," ungkapnya. (TN3)

Komentar