Hal Sepele yang Dapat Mengundang Bahaya dari Malas Mencuci Tangan

Ilustrasi mencuci tangan. (Dok: dailymail)Ilustrasi mencuci tangan. (Dok: dailymail)

TitikNOL - Mencuci tangan dengan sabun sekilas tampak sepele, namun bisa mengundang bahaya yang lebih besar bagi kesehatan. Apalagi jika Anda usai beraktifitas di tempat umum, rumah sakit, pasar, atau lokasi dimana banyak orang dengan berbagai riwayat kesehatan berada.

Kuman dan bakteri bisa saja menempel di tangan tanpa Anda ketahui. Misalnya kuman yang dapat memicu infeksi nosokomial, yakni jenis infeksi yang juga disebut Health Care-Associated Infections(HCAI).

Kuman penyebab infeksi tersebut umumnya ada di rumah sakit, dan bisa menular dari pasien ke pasien atau ke paramedis yang ada di sana. HCAI malah beresiko menyebabkan pasien lebih lama opname bahkan memicu kematian.

Di Indonesia, menurut penelitian prevalensi penularan kuman penyebab infeksi naik sampai 40%. Prosentase terjadinya infeksi nosocomial pada bayi baru lahir malah bisa sampai 50%.

Penyebab dari hal itu adalah kelalaian tenaga medis dalam menjaga kebersihan, termasuk mencuci tangan dengan sabun secara benar, demikian hasil penelitian tersebut.

Menurut Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia / Indonesian Society of Infection Control (Perdalin/Inasic), dr Ronald Irwanto SpPD – KPTI, risiko seseorang untuk tertular infeksi malah sangat besar terjadi di rumah sakit.

“Rata-rata kepatuhan tenaga kesehatan di Indonesia dalam hal mencuci tangan hanya sekitar 20%-40%,” kata dr Ronald.

Hal lain yang turut mendukung hal tersebut adalah kurang pengawasan, buruknya pencegahan dan informasi yang terbatas mengenai pengendalian infeksi di rumah sakit.

Prosedur yang dianjurkan untuk hand hygiene adalah membersihkan tangan dengan sabun antiseptik, handrub dengan alkohol, dan prosedur lain yang berfungsi mengurangi jumlah kuman dan bakteri di tangan.

“Hand hygiene merupakan salah satu kunci utama dalam program pencegahan dan pengendalian infeksi,” tambah dia.

Resiko infeksi nosokomial dapat berkurang hingga 40 sampai 90% jika prosedur kebersihan dilakukan dengan tepat.

Tidak saja kebersihan tangan, namun fasilitas dan peralatan medis untuk merawat pasien pun sangat perlu dibersihkan dengan baik. Misalnya pemasangan infus, kateter, injeksi, dan lainnya.

Berita ini telah tayang di Sidomi.com, Senin 15 Mei 2017 dengan judul Kebiasaan Malas Cuci Tangan Bisa Mengundang Bahaya

Komentar