TitikNOL - Pepatah mengatakan, membaca adalah jendela dunia.
Dengan membaca, wawasan dan pengetahuan akan bertambah. Hal itu benar. Buktinya, membaca lebih banyak buku menjadi resolusi populer pada tahun 2017, bersamaan dengan keinginan lebih terorganisir dan berolahraga.
Namun masalahnya, motivasi membaca buku kerap menghilang walau Anda mengaku suka baca. Belum lagi jika Anda sulit fokus saat menikmati satu buku. Pengguna Quora Daniel Lee Wickner--yang juga seorang pengajar sekolah dasar--misalnya. Ia mengatakan bahwa membaca buku membatasinya belajar. Alasannya, saat ini orang serba cepat dan lebih tertarik mendapat informasi instan mengenai wawasan yang dibutuhkan, dan internet lah yang menyediakan sarana tersebut.
Pendapat Wickner tidak salah, tetapi membaca buku masih jauh lebih baik. Membaca buku, punya makna yang melibatkan seseorang lebih dalam. Semacam memberi sensasi lahir batin yang nantinya bukan hanya berdampak positif bagi Anda, tapi juga sekitar.
Untuk itulah, menyadari pentingnya melestarikan budaya membaca buku, berikut beberapa trik yang dapat membantu Anda mulai menjadikan membaca sebagai hobi.
Mulai dari buku yang ringan
Wickner menyarankan mulai membaca dengan memilih buku bertema ringan agar pengalaman membaca lebih mengasyikkan. Misalnya dunia fantasi, intrik sejarah, kisah misteri, atau drama menyentuh hati. Memilih buku dengan tema berat seperti ilmu alam atau kecerdasan emosional spiritual menurutnya, hanya memberikan sedikit kenyamanan dan lebih sulit fokus.
Jauhi gangguan
The Orbit menyarankan, jika Anda sulit fokus saat membaca karena gangguan di sekitar, maka jauhilah. Misalnya, cari tempat yang tenang jika terasa berisik, jauhi atau matikan ponsel jika gangguannya berasal dari teknologi.
Coba e-book
Manfaatkan ponsel pintar Anda untuk mengunduh beragam buku menarik. Cara ini lebih praktis karena bisa dibaca di mana pun, mengisi waktu luang dengan positif, dan asyik membaca juga bisa menghindari perhatian terganggu akibat "gatal" mengecek akun media sosial. Tenang saja, jika Anda menolak membaca di ponsel karena layarnya kecil, itu hanya karena belum terbiasa.
Selalu letakkan buku dekat Anda
Selalu meletakkan setumpuk buku yang akan dibaca dekat Anda, bisa jadi pengingat visual untuk lebih banyak membaca. Charles Duhigg menulis dalam The Power of Habit, isyarat tersebut dapat membantu seseorang tetap komitmen pada perilaku yang diinginkan. Dengan kata lain, semakin mudah mengakses buku, semakin terbiasa pula untuk membaca, dan bukan melakukan hal lain.
Buat target baca harian
Pengusaha sukses James Clear mengatakan, membaca 20 halaman per hari setiap hari membantunya membaca lebih banyak buku. Menurutnya, 20 halaman itu tidak seberapa. "Kebanyakan orang bisa selesai membaca 20 halaman dalam waktu 30 menit."
Menarget diri untuk membaca secara teratur bisa membantu Anda mengelola satu buku besar jadi potongan kecil, yang berarti, jadi lebih mudah dibaca dan diselesaikan. Apalagi, meluangkan waktu 30 menit sehari untuk membaca buku juga terbukti membuat panjang umur.
Cara lain, Clear menyarankan untuk komitmen membaca satu buku dalam seminggu, atau jika Anda bekerja, luangkan waktu sekitar 45 menit untuk membaca saat makan siang.
Membaca tiap malam sebelum tidur
Riset membuktikan, membaca sebelum tidur dapat mengurangi stres sekaligus membuat lebih santai. Terbayangkan kan, betapa baiknya jika Anda rutin melakukannya tiap hari? Hanya saja, jangan membaca dari gawai saat Anda akan tidur.
Penelitian mengungkapkan bahwa paparan cahaya biru dari gawai dan perangkat elektronik lainnya bisa membuat sulit tidur sekaligus mengganggu jam biologis tubuh. Apalagi jika Anda membaca sambil tiduran dalam keadaan gelap, ini bisa memicu kebutaan.
Sumber: www.beritagar.id