LEBAK, TitikNOL - Komandan Kodim 0603 Lebak Letkol CZI Ubaidillah mengajak seluruh elemen masyarakat agar melestarikan seni budaya tradisional daerah. Dengan melestarikan budaya daerah sendiri, diharapakan dapat menumbuh kembangkan nilai-nilai daerah dan dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Ubaidillah menuturkan, perlombaan berbagai pentas seni tradisional yang digelar oleh Kodim Lebak yang diikuti pelajar dan umum, bertujuan untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah yang saat ini sudah mulai ditinggalkan baik oleh kalangan anak muda maupun orangtua.
“Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, saya berharap dapat menumbuh kembangkan kembali nilai-nilai daerah yang kini sudah pudar di kalangan siswa dan masyarakat pada umumnya. Sekaligus sebagai ajang memperkuat persatuan dan kesatuan antar warga,” kata Ubaidillah, dalam sambutannya pada acara gelaran lomba seni budaya daerah di Makodim Lebak, Selasa (6/9/2016).
Dikatakan, perlombaan ini sendiri diikuti sekitar 15 peserta atau kelompok dari 15 Koramil yang tersebar di Kabupaten Lebak, adapun seni tari tradisonal yang dilombakan adalah Tari Jaipong.
“Mudah-mudahan selain untuk menjadi tradisi daerah, acara ini juga dapat menjaring calon seniman daerah yang berbakat dibidangnya, dan acara ini akan menjadi agenda rutin kita,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi usai membuka secara langsung pergelaran lomba seni budaya daerah menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung langkah Kodim mengadakan acara tersebut. Karena, acara ini bukan hanya sekedar lomba juga menjadi ajang menggali potensi kreatif anak tentang budaya tradisonal.
“Saya berharap acara atau kegiatan seperti yang dilakukan TNI ini diikuti sejumlah kalangan dan kelembagaan lainnya, karena kegiatan ini adalah salah satu bentuk pelestarian kekayaan daerah yang kita miliki,” terang Ade.
Untuk itu kata Ade, pihaknya akan memerintahkan kepada instansi yang membidangi seni dan budaya untuk menginfetalisir seni dan budaya tradisional daerah. Karena seni dan budaya ini tidak akan lekang ditelah waktu dan itu bisa dijual atau ditampilkan dalam event-evant tertentu.
“Berbeda dengan kekayaan alam yang bisa habis sewaktu-waktu, tapi seni dan budaya tidak akan punah jika terus kita lestarikan jika di kemas dengan profesional hingga dapat menarik wisatawan luar,” pungkasnya. (Gun/quy)