Penyebab Kepala Pusing yang Perlu Diwaspadai

Ilustrasi. (Dok: Alodokter)
Ilustrasi. (Dok: Alodokter)

TitikNOL - Ketika kepala sering pusing, kondisi ini tentunya bisa membuat Anda merasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Masalah tersebut dapat terjadi karena ada suatu kondisi yang mendasarinya, bisa karena penyakit atau kondisi kesehatan lainnya.

Maka dari itu, penyebab kepala sering pusing ada banyak jenisnya, mulai dari kondisi ringan hingga berat. Hal ini penting untuk Anda ketahui, agar dapat menentukan penanganan yang tepat dalam mengatasi pusing kepala yang dialami. Lantas, apa saja penyebabnya?

Berbagai penyebab kepala sering pusing

Pusing adalah serangkaian sensasi, seperti melayang, berputar, dan merasa tak stabil secara fisik. Umumnya, Anda akan merasakan pusing setelah berdiri atau duduk terlalu cepat, berolahraga dengan intensitas tinggi, dan tubuh berputar dengan cepat.

Kondisi ini jarang menunjukkan keadaan darurat medis. Akan tetapi, penyebabnya dapat berkisar antara perubahan fisik yang bersifat sementara hingga kondisi medis yang lebih serius. Jika masalah ini terjadi secara berulang, tentunya akan berpotensi mengganggu kehidupan.

Adapun penyebab kepala sering pusing, di antaranya:

Mabuk perjalanan

Apakah Anda sering merasa pusing ketika bepergian dengan kendaraan? Jika iya, maka bisa saja Anda mengalami mabuk perjalanan. Gerakan berulang dalam kendaraan dapat mengganggu struktur telinga bagian dalam sehingga menyebabkan pusing, mual, bahkan hingga muntah.

Tekanan darah menurun

Turunnya tekanan darah secara drastis dapat menyebabkan Anda sering pusing dan merasa akan pingsan. Perubahan tekanan darah ini bisa terjadi setelah Anda duduk atau berdiri terlalu cepat. Kondisi lainnya, seperti dehidrasi, kehilangan darah, reaksi alergi, dan mengonsumsi obat-obatan tertentu, juga dapat menyebabkan perubahan tekanan darah.

Sirkulasi darah yang buruk

Ketika jantung tak dapat memompa darah yang cukup ke otak, kondisi ini bisa membuat Anda merasa pusing. Selain itu, sering pusing juga dapat dipicu oleh terjadinya penurunan volume darah yang menyebabkan kurangnya aliran darah ke otak atau telinga bagian dalam.

Gula darah rendah

Ketika gula darah Anda turun ke angka yang terlalu rendah (hipoglikemia), kondisi tersebut dapat menyebabkan Anda pusing. Selain itu, Anda juga bisa merasa lapar, gemetaran, berkeringat, dan kebingungan. Hipoglikemia terjadi ketika Anda melewatkan makan, mengonsumsi alkohol secara berlebihan, mengalami ketidakseimbangan hormon, dan mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti insulin atau aspirin.

Kekurangan zat besi (anemia)

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, di mana tubuh tak memiliki cukup darah yang kaya oksigen. Kondisi ini bisa membuat Anda sering pusing, kelelahan, lemas, dan memiliki kulit yang pucat.

Kepanasan dan dehidrasi

Jika Anda sering melakukan kegiatan dalam cuaca yang panas atau jika tubuh Anda tidak mendapat cukup cairan, maka Anda bisa merasa sering pusing karena kepanasan atau dehidrasi.

Ketika kepanasan atau dehidrasi, otak tak akan mendapat cukup oksigen sehingga menyebabkan pusing, kelelahan, dan haus. Sayangnya, sebagian orang mengabaikan pentingnya minum untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.

Stres

Ketika mengalami stres, otak melepaskan hormon yang memengaruhi sistem pernapasan dan kardiovaskular. Hormon-hormon tersebut bisa mempersempit pembuluh darah, meningkatkan denyut jantung, dan menyebabkan pernapasan menjadi dangkal. Jika Anda terus menerus stres, maka Anda bisa mengalami sering pusing, sakit kepala, nyeri dada, sulit tidur, susah berkonsentrasi, dan mual.

Gangguan kecemasan

Pusing menjadi gejala umum dari gangguan kecemasan. Situasi emosional yang menantang dapat memicu terjadinya gangguan kecemasan. Bukan hanya pusing, Anda juga bisa merasa khawatir berlebih, gelisah, kebingungan, cepat marah, berkeringat, sakit kepala, dan lainnya.

Obat-obatan tertentu

Sering pusing juga dapat menjadi efek samping dari obat-obatan yang Anda konsumsi. Obat-obatan tertentu, seperti obat antikejang, antidepresan, dan obat penenang, dapat memicu terjadinya kondisi tersebut. Bahkan obat penurun tekanan darah juga bisa menyebabkan pusing hingga pingsan jika tekanan darah turun terlalu banyak.

Mata minus

Seseorang yang mempunyai mata minus seringkali akan menimbulkan gejala pusing selain itu memiliki kebiasaan memicingkan mata. Jika Anda sering pusing, sebaiknya segera periksakan mata Anda ke dokter spesialis mata.

Memiliki kolesterol tinggi

LDL yang tinggi dapat menyebabkan pembentukan plak di pembuluh darah atau disebut dengan aterosklerosis. Terbentuknya plak ini membuat pembuluh darah tidak elastis, menyempit dan akan terganggu menghantarkan oksigen ke organ, termasuk ke otak sehingga akan menyebabkan pusing.

Cara mengatasi sering pusing

Ketika mengalami sering pusing, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya. Namun, akan lebih baik jika Anda juga memeriksakan diri ke dokter, apalagi bila kondisi tersebut sudah sangat mengganggu.

Adapun cara mengatasi sering pusing yang bisa Anda coba, antara lain:

Beristirahat.

Duduk atau berbaringlah dengan segera hingga pusing hilang. Ini dapat mencegah Anda terjatuh atau mengalami cedera karena hilangnya keseimbangan.

Hindari mengganti posisi tubuh secara tiba-tiba.

Hal ini bisa memperparah pusing yang Anda alami. Jadi, ketika hendak mengganti posisi, lakukanlah secara perlahan.

Hindari mengonsumsi kafein, alkohol, dan tembakau.

Zat-zat tersebut bisa memperburuk pusing yang Anda alami sehingga sebaiknya dihindari.

Minum air putih secara rutin.

Minumlah setidaknya 8 gelas air putih sehari, tidur yang cukup, dan hindari stres.

Mengonsumsi makanan yang sehat.

Makan makanan yang sehat, seperti sayur, buah, dan protein tanpa lemak, dapat membantu mencegah pusing.

Mengonsumsi obat yang dijual bebas.

seperti meclizine atau antihistamin, dapat membantu meredakan pusing atau mual yang Anda alami.

Tes kolesterol dan gula darah Anda.

Tes secara rutin dapat membantu mencegah komplikasi seperti serangan jantung, stroke. Jika Anda curiga pusing disebabkan oleh penggunaan obat, bicarakan dengan dokter untuk menurunkan dosis obat atau menggantinya.

Konsultasikanlah pada dokter mengenai frekuensi dan tingkat keparahan pusing yang Anda rasakan. Dokter akan melakukan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat untuk Anda agar bisa segera pulih.

Berita ini telah tayang di sehatq.com, dengan judul: 11 Penyebab Kepala Sering Pusing yang Perlu Anda Waspadai

Komentar