TitikNOL - Hijrah setelah kehilangan kursi Ducati awal 2017, Iannone tampil buruk pada musim pertamanya bersama Suzuki. Ia gagal meraih satupun podium, dan duduk di peringkat ke-13 klasemen akhir.
Kendati performanya meningkat drastis pada awal 2018, dengan dua podium beruntun di Austin dan Jerez, Suzuki tidak akan mempertahankan pembalap Italia itu.
Suzuki telah memperpanjang kontrak rekan rekan setim Alex Rins selama dua musim kedepan. Mereka juga dikabarkan menggaet bintang Moto2, Joan Mir, sebagai pembalap kedua pada 2019.
“Tentu saya tidak akan bertahan di Suzuki,” jelas Iannone ketika ditemui di Mugello, Kamis (31/5). “Saya akan menggunakan motor lain, pabrikan lain. Tapi saat ini saya tidak ingin membahas masa depan saya, karena ini sedikit kacau.
“Pada balapan ini saya mengumumkan kepindahan saya ke Suzuki [pada 2016], tapi saat ini sedikit berbeda.
“Suzuki baru membahas masa depan saya baru setelah tes Barcelona, mereka mempertimbangkan hal ini sejak lama. Tapi bagaimanapun, sudah dipastikan saya tidak akan bertahan di Suzuki.”
Ianonne memiliki beberapa opsi untuk musim depan. Beberapa di antaranya Aprilia, di mana ia akan menggantikan Scott Redding, atau kembali ke Pramac Ducati, timnya musim 2013-2014.
The Maniac Joe santer dikaitkan dengan Aprilia beberapa minggu terakhir. Namun Iannone menekankan bahwa pabrikan asal Noale itu bukanlah satu-satunya tim yang menghubunginya.
Kendati tidak dipertahankan Suzuki, Pembalap 28 tahun itu juga berjanji untuk tampil habis-habisan sampai akhir tahun ini.
“Saya sangat senang dengan awal musim saya, dengan motor dan saat ini, dengan semua orang di dalam garasi,” tambah Iannone.
“Musim lalu sangatlah sulit bagi kami, tentu hubungannya juga sulit. Tapi Suzuki mencoba yang terbaik, begitupun saya. Dan kami akan tetap seperti ini sejak saat ini hingga akhir musim.”
Berita ini telah tayang di id.motorsport.com, dengan judul: Iannone konfirmasi akan tinggalkan Suzuki