Umbrella Girl Protes Soal Larangan Kehadirannya di MotoGP Jerez

Foto ilustrasi Umbrella Girl. (Dok: dapurpacu)
Foto ilustrasi Umbrella Girl. (Dok: dapurpacu)

TitikNOL - Keputusan dewan kota Jerez yang melarang kehadiran umbrella girl pada balapan MotoGP Jerez menuai kontroversi. Salah seorang umbrella girl, Lucia Amoroso, menyebut kehadiran gadis payung di lintasan balap bukanlah sebuah eksploitasi tubuh wanita seperti yang dituduhkan beberapa kalangan.

"Kami bukan sebuah objek seks dan tidak hanya menunjukkan keindahan tubuh kepada para pria. Kami bekerja di sebuah ajang olahraga dan semua wanita yang ada di sini memiliki tingkat kecerdasan tinggi," ujar Amoroso dikutip dari Andaluciainformacion, Selasa (2/5/2017).

"Tak semua wanita bisa mendapat kesempatan untuk berada di grid sebelum balapan dimulai. Saya akan bisa lebih mengerti apabila ada keputusan untuk tak memakai baju yang tak terlalu terbuka," sambung dia.

Keputusan dewan kota Jerez yang melarang umbrella girl berpartisipasi pada MotoGP Jerez, Minggu (7/5/2017), dikeluarkan setelah organisasi feminis, Ganemos Jerez, mengajukan proposal keberatan atas eksploitasi tubuh wanita di dunia olahraga.

Ganemos Jerez menuding kehadiran umbrella girl di grid motoGP hanya sekadar mempertontonkan keindahan tubuh wanita dan sama sekali tidak berhubungan dengan olahraga. Ganemos bahkan menyebut kehadiran gadis payung hanya dimanfaatkan Dorna sebagai sarana promosi.

Selama ini umbrella girl menjadi pemanis ajang MotoGP sebelum balapan dimulai. Mereka mendampingi para pebalap di grid sebelum start.

Berita ini telah tayang di Bola.com, Selasa 2 Mei 2017 dengan judul Dilarang di MotoGP Jerez, Umbrella Girl Protes ke Dewan Kota

TAG motogp
Komentar