TitikNOL - Dikenal sebagai figur flamboyan di luar lapangan, Zlatan Ibrahimovic sukar dibantah adalah salah satu pesepakbola dengan kualitas wahid di dalam lapangan. Bahkan banyak pihak yang menyamakannya dengan dua pemain terbaik sejagat saat ini, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, berkat torehan golnya yang terbilang masif.
Ketika bergabung ke Paris Saint-Germain pada 2012, statistik gol Ibrahimovic justru kian mengilap kendati ia sudah mulai memasuki usia kepala tiga.
“Zlatan seperti Brad Pitt ketika memainkan Benjamin Button, seorang pria yang bertambah muda dari hari ke hari. Dia bisa bermain untuk lima tahun lagi,” kata agennya, Mino Raiola pada Maret lalu, menekankan bahwa Ibra selalu berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima.
Salah satu pencapaian bersejarah Ibra saat berseragam PSG terjadi pada 9 April 2015 atau tepat satu tahun yang lalu. Striker Swedia itu mampu menembus rekor 100 gol bagi PSG saat menggilas Saint-Etienne 4-1 di semi-final Coupe de France.
Tak tanggung-tanggung, Ibrahimovic mencetak hat-trick ke gawang Stephane Ruffier di laga tersebut sehingga secara sekaligus ia mengemas gol ke-100, 101, dan 102 bagi Les Parisiens.Gol yang menandai century of goals itu terjadi melalui titik putih sebelum diikuti oleh dua gol tambahan.
Dua keberhasilan individual itu sempat dipamerkan Ibrahimovic melalui akun Instagram miliknya. Ibrahimovic menunjukkan trofi berbentuk bola kaca sebagai penanda rekor gol ke-100 serta bola pertandingan melawan Saint-Etienne yang ditandatangani oleh rekan-rekan setimnya.
Dengan demikian, hanya dalam kurang tiga tahun, Ibrahimovic telah mempersembahkan 102 gol dalam 124 penampilan bagi PSG. Ia sukses melewati rekor 100 gol Dominic Rocheteau dan hanya berjarak tujuh gol di belakang topskor PSG sepanjang masa, Pedro Pauleta. Rekor milik Pauleta tersebut akhirnya ditumpas oleh Ibra pada Oktober 2015.
Hingga April 2016 ini, Ibrahimovic kian mengukuhkannya diri sebagai topskor sepanjang masa PSG dengan torehan 145 gol – jumlah yang akan sangat sulit dikejar oleh para penyerang PSG di masa mendatang. Sayang, Ibra kemungkinan besar bakal meninggalkan Parc des Princes di akhir musim ini mengingat kontraknya belum diperpanjang.
Beruntung, musim 2015/16 ini berpeluang menjadi musim terbaik Ibrahimovic sepanjang kariernya. Pasalnya, striker yang bakal berulang tahun ke-35 pada 3 Oktober mendatang ini sudah mengemas 39 gol atau hanya berjarak dua gol dari pencapaian terbaiknya di musim 2013/14. Seandainya di musim ini PSG kembali merajai kompetisi domestik dan merengkuh Liga Champions, maka karier Ibra di PSG pun mencapai kesempurnaan.
Ya, apa yang dikatakan Raiola soal kemiripan sang striker dengan Benjamin Button memang ada betulnya. Ibrahamovic adalah perwujudan nyata dari ungkapan “tua-tua keladi, makin tua makin menjadi”.
Sumber: www.goal.com