Sabtu, 5 April 2025

Anies Baswedan:‎ Indonesia Kehilangan Tokoh Pendidikan

Mendikbud, Anies Baswedan. (Dok:net)
Mendikbud, Anies Baswedan. (Dok:net)

JAKARTA, TitikNOL - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo. 

Anies yang baru saja mendarat di Bandara Udara Soekarno-Hatta Jakarta, usai mengikuti Konferensi Internasional 'Global Education Skills Forum' di Dubai, menerima kabar dari Sekretaris Jenderal PGRI M. Qudrat Nugraha bahwa  Sulistiyo wafat, langsung menuju RSAL Dr. Mintohardjo Jakarta Pusat.

"Bangsa Indonesia sangat kehilangan tokoh Pendidikan Bapak Sulistiyo. Atas nama pribadi dan pemerintah saya mengucapkan turut berdukacita yang mendalam," dalam keterangannya kepada TitikNOL, Jakarta, Senin (14/3/2016) malam.

Anies mengatakan, Sulistiyo merupakan orang yang baik dan sangat sopan dan sering memberikan saran dan masukan berharga bagi dunia pendidikan di Tanah Air.‎

"Pak Sulis itu sangat sopan. Beliau juga orangnya halus kalau berbicara kepada saya, meskipun sering juga mengkritik (membangun pendidikan)," ujar Anies.

Selain itu, diakui Anies, bahwa Sulistiyo sepanjang hidupnya telah mengabdi pada dunia pendidikan.

"Kita semua tahu betapa Pak Sulis selalu berpikir tentang bagaimana nasib guru bisa lebih baik, bagaimana dunia pendidikan bisa lebih baik, dan bagaimana Indonesia bisa lebih baik. Kita berharap para pemuda Indonesia dapat meneruskan teladan Pak Sulistiyo," tutur Anies Baswedan.

Diketahui, Sulistiyo merupakan salah satu korban dari 'musibah' yang terjadi saat menjalani terapi hiperbarik di RSAL Mintoharjo. Tiga korban lainnya adalah Mantan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol (Purn) Abubakar Nataprawira, RM Edi Suwardi Suryaningrat dan dr. Dimas. (Bar/red)

Komentar