Banten Gagal Pertahankan Juara Umum MTQ, Plt Sekda: Nasib Kita Kurang Beruntung

Foto: Biro ARTP Setda Provinsi Banten
Foto: Biro ARTP Setda Provinsi Banten

SERANG, TitikNOL - Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Banten Ino S Rawita angkat bicara soal gagalnya Provinsi Banten mempertahankan juara umum dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXVII 2018 di Medan, Sumatera Utara.

Menurut Ino, gagalnya Provinsi Banten meraih juara umum karena kurang beruntung dari DKI Jakarta. "Itu nasib kita kurang beruntung, makanya juara kedua. Mungkin tahun yang akan datang bisa juara satu," kata Ino kepada TitikNOL, Sabtu (13/10/2018).

Namun begitu, Ino mengatakan jika kontingen MTQ dari Provinsi Banten sudah tampil maksimal di ajang tingkat nasional tersebut. "Ya, makanya ngenilai orang ya begitu. Kemarin kan kita juara umum," ungkap Ino.

Lanjut Ino, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap kesalahan yang menjadikan Banten tidak meraih juara umum pada MTQ Nasional 2018. "Nanti kita bakal evaluasi apa kekurangannya," kata Ino.

Ino juga mengapresiasi perwakilan Provinsi Banten yang sudah berusaha keras memperjuangkan juara umum di Medan. Walaupun hasilnya meraih juara dua. "Kita ucapkan terimakasih, kan usaha mereka udah maksimal," ujarnya.

Diketahui, Kafilah Banten gagal mempertahankan status juara umum pada gelaran MTQ Nasional ke XXVII di Sumatera Utara. Kontingen dari Banten harus puas berada di posisi runner up setelah kalah dari kafilah DKI Jakarta yang keluar menjadi juara umum.

Sejak awal gelaran MTQ Nasional ke XXVII, kontestan Provinsi Banten, DKI Jakarta dan tuan rumah Sumatera Utara sudah saling kejar poin hingga masuk ke babak final. Di babak penentuan itu, DKI Jakarta akhirnya keluar menjadi juara umum MTQ Nasional 2018. (Tolib/TN3)

Komentar