Ada yang Iseng Teriak Tsunami, Warga Satu Kampung di Labuan mengungsi

Sejumlah warga berhamburan keluar rumah untuk mengungsi. (Foto: TitikNOL)
Sejumlah warga berhamburan keluar rumah untuk mengungsi. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Kabar menghebohkan datang dari Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Gara-gara teriak tsunami, warga satu Kampung lari berhamburan untuk mengungsi.

Salah satu warga Labuan Bangun mengatakan, kejadian yang menggemparkan satu Kampung itu sekira pukul 21:40 WIB. Saat itu, ada warga yang teriak tsunami dari arah pantai.

Mendengar teriakan tersebut, warga panik berhamburan lari ke dataran tinggi. Mengingat, jarak pemukiman warga dengan pantai cukup berdekatan.

"Betul (warga ngungsi). Sebenarnya tadi laut pasang, cuma panik warga teriak-teriak tsunami. Terus warga berhamburan pada keluar," katanya saat dihubungi TitikNOL, Minggu, (12/7/2020).

Ia mengaku ikut lari karena khawatir diterjang badai tsunami. Terlebih, rumahnya dengan bibir pantai berjarak tidak lebih dari 100 meter.

"Kebetulan yang di Cigondang dekat ke Pasar Labuan. Datarannya rendah, warga panik langsung berhamburan saja. Intinya menghindari bibir pantai. Pasang biasa," tuturnya.

Ia menjelaskan, sebenarnya kondisi air laut sedang pasang. Tidak ada gelombang tinggi. Saat ini kata dia, warga telah normal dan kembali ke rumah masing-masing.

"Sudah aman, pulang ke rumah masing-masing. Ada aja iseng begitu, bikin isu saja jadi orang berhamburan. Kasihan orang pada tidur bangun berhamburan," jelasnya. (SON/TN2)

Komentar