Berbekal 7 Tahun Jadi Eselon I Kementerian, Lili Romli Calon Potensial Lawan Tatu

Lili Romli. (Foto: TitikNOL)Lili Romli. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Lili Romli, putra asli Kabupaten Serang, digadang-gadang memiliki kapasitas dan potensial untuk melawan petahana yakni Tatu Chasanah, di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Pasalnya, Romli memiliki kapabilitas yang mumpuni dan diyakini dapat membangun serta mensejahterakan masyarakat Kabupaten Serang. Hal itu dibuktikan dengan rekam jejak Romli yang pernah menjadi Eselon I di Kementerian Daerah Tertinggal dan Kementerian Desa selama 7 tahun.

Ditambah, gelar Profesor yang disematkan kepada Romli sebagai peneliti, menambah keyakinan para tokoh masyarakat Serang Utara untuk mengusungnya jadi Kepala Daerah.

Menanggapi hal itu, Lili Romli yang juga menduduki sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Banten mengklaim, selain mendapat dukungan dari tokoh masyarakat, dirinya juga telah mengantongi dukungan dari Organisasi Kemahasiswaan seperti Gerakan Mahasiswa Serang Utara (GAMSUT) dan Himpun Mahasiswa Serang (HAMAS).

"Ada beberapa dari GAMSUT, tokoh elemen, HAMAS juga untuk mendorong saya buat maju," katanya saat dihubungi TitikNOL, Jumat (23/8/2019).

Romli juga mengaku, tidak dapat menolak kepercayaan dan dukungan yang diberikan elemen masyarakat. Menurutnya, sebagai putra asli Serang, sudah berkewajiban memajukan daerah yang dicintainya.

"Apakah jadi Bupati atau mendampingi, siap. Ya siap lawan Tatu juga kalau banyak dukungan," tegasnya.

Ia juga menilai, selama Kabupaten Serang dipimpin Tatu dan Pandji, akselerasi pembangunan terbilang lambat serta pemerataan insfratuktur yang tidak merata.

Seharusnya, Kabupaten Serang sebagai daerah tertua di Provinsi Banten, sudah mampu menjadi daerah percontohan bagi Kabupaten atau Kota lainnya.

"Problem Kabupaten Serang itu ada di Kemiskinan, Insfratuktur dan keterbelakangan, inilah titik tolak pembangunan seperti insfratuktur pertanian, pendidikan dan kesehatan perlu digenjot," ujarnya.

Ia menjelaskan, jika sebuah daerah memiliki insfratuktur bagus, Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, kesehatan dan pendidikan terlayani, maka dengan otomatis daerah tersebut akan maju.

"Saya akan fokus disitu untuk meningkatkan kesejahteraan," tukasnya. (Son/Tn1)

Komentar