BNPB Catat Ada 1.378 Rumah Rusak Akibat Gempa Bumi

Kerusakan rumah warga yang terdampak gempa bumi Magnitudo 6,6 di Kampung Cisaat, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang (Foto: BNPB)
Kerusakan rumah warga yang terdampak gempa bumi Magnitudo 6,6 di Kampung Cisaat, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang (Foto: BNPB)

BANTEN, TitikNOL - BNPB mencatat ada 1.378 unit rumah rusak terdampak gempabumi magnitudo 6,6 yang berpusat di Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Data terdebut merupakan akumulasi sementara dari Pusat Pengendalian Operasi (PUSDALOPS) BNPB pada Sabtu (15/1) pukul 17.30 WIB.

Abdul Muhari, selaku Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB menyebutkan, 278 unit rumah mengalami rusak berat, 323 unit rumah rusak sedang dan 777 unit rumah rusak ringan.

"Pada kesempatan ini, Kepala BNPB meninjau langsung beberapa lokasi yang terdapat kerusakan bangunan akibat gempa," katanya yang dikutip dari data informasi BNPB, Minggu (16/1/2022).

Baca juga: Sumur Pandeglang Masih Dilanda Gempa Susulan Pagi Ini

Menurutnya, daerah yang paling terdampak gempa bumi terjadi di Pandeglang dengan 262 unit rumah rusak berat, 289 unit rumah rusak sedang dan 663 unit rumah rusak ringan.

Sedangkan di Lebak, tercatat 16 unit rumah rusak berat, 13 unit rumah rusak sedang dan 108 unit rumah rusak ringan.

"Serta Kabupaten Serang terdapat 10 unit rumah rusak sedang," terangnya.

Baca juga: Polisi Dirikan Dapur Umum di Kecamatan Sumur Pandeglang Bantu Warga Terdampak

Perlu diketahui, selain Provinsi Banten, guncangan juga menyebabkan beberapa rumah di Provinsi Jawa Barat mengalami kerusakan.

"Sukabumi tercatat 3 unit rumah rusak sedang dan 6 unit rumah rusak ringan. Sementara itu terdapat 8 unit rumah rusak ringan di Kabupaten Bogor," pungkasnya. (TN3)

Komentar