Gelar Wawasan Kebangsaan, Kodim Persiapan Pengunungan Bintang Papua Ajak Siswa Jaga Keutuhan Negara

Suasana kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dalam rangka memberi wawasan kebangsaan dan rekrutmen calon Bintara-Tamtama TNI-AD. (Foto: TitikNOL)
Suasana kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dalam rangka memberi wawasan kebangsaan dan rekrutmen calon Bintara-Tamtama TNI-AD. (Foto: TitikNOL)

PAPUA, TitikNOL - Kodim Persiapan Pengunungan Bintang, Provinsi Papua menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dalam rangka memberi wawasan kebangsaan dan rekrutmen calon Bintara-Tamtama TNI-AD terhadap siswa SMU di wilayah setempat.

Komsos bertempat di SMU Negeri 1 Oksibil, tepatnya Jalan Yapimakot, Kampung Epsipding Distrik Serambakaon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kamis (28/01/2021).

Kegiatan diikuti oleh 100 siswa dari SMU Negeri I Oksibil. Pada mesempatan itu juga, para tentara memberi bantuan masker kain, handsanitizer, vitamin dan tangki semprot sebagai bentuk pencegahan Covid-19.

Hadir pada kesempatan tersebut Mayor Inf Joko Pabung sebagai Satgas Ter Kodim Persiapan Pegunungan Bintang, Kapten Cba Heri S Pasiter, Kasiyono, sebagai Kepala Sekolah SMA N 1 Oskibil dan Bargitha Yashinta Dhenda sebagai Wakasek Kesiswaan.

Satgas Teritorial Kodim Persiapan Pegunungan Bintang Mayor Joko S Pabung mengatakan, wawasan kebangsaan wajib dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia. Sebab, tidak sedikit kabar bohong atau hoax yang bertujuan untuk memecah belah Bangsa.

"Kita berikan materi seputar wawasan kebangsaan. Kita sebagai warga Indonesia harus mempunyai wawasan tersebut mulai dari Sabang sampai Merauke. Sebagai anak muda dan generasi penerus Bangsa jangan mudah terprovokasi oleh informasi di media ataupun berita hoax dan belum tahu siapa yang memberikan sumber itu," katanya saat sambutan.

Ia menghimbauan kepada para pelajar SMU Negeri I Oksibil, agar menjauhi pergaulan yang dapat merugikan diri pribadi dan keluarga.

"Adik-adika, kita sebagai penerus bangsa. Saya menghimbau jauhi berbagai macam pergaulan yang dapat merugikan diri pribadi dan keluarga, salah satu contoh narkoba, minuman keras, perjudian dan yang lainya. Apalagi dengan kaitanya buat adik-adika yang beminat untuk mendaftar menjadi anggota TNI-AD," terangnya. (Gun/TN1)

Komentar