Ini Sasaran dari Operasi Zebra Maung 2021

Ilustrasi. (Dok: Motor)
Ilustrasi. (Dok: Motor)

SERANG, TitikNOL - Polisi mulai menggelar operasi zebra besar-besaran terhadap pengguna jalan. Hal itu bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kegiatan Operasi Zebra Maung 2021, rencananya digelar hingga 28 November 2021 mendatang. Pengguna jalan diimbau untuk mentaati peraturan lalu lintas.

Wakapolda Banten, Brigadir Jenderal Ery Nursatari, tujuan utama operasi zebra agarangka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan disiplin masyarakat tentang protokol kesehatan di daerah hukum Polda Banten.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh lengah meskipun kasus penularan Covid-19 di Banten sudah mulai melandai. Tetapi, jaga diri untuk kesehatan hal yang penting.

"Melalui operasi zebra tahun 2021 kita wujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap serta pencegahan penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan disiplin masyarakat dalam menggunakan protokol kesehatan," katanya, Rabu (17/11/2021).

Ia menerangkan, sasaran operasi zebra ini adalah bentuk potensi gangguan (PG), ambang gangguan (AG) dan gangguan nyata (GN) yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta lokasi yang menjadi penyebaran Covid-19.

"Operasi zebra maung tahun 2021 Polda Banten melibatkan 404 personel Polda Banten berikut Polres jajaran yang terbagi menjadi 4 Satgas yaitu Satgas Lidik, Satgas Preemtif, Satgas Preventif dan Satgas Bantuan Operasi," terangnya.

Pihaknya berharap, kegiatan itu dapat menciptakan Kamseltibcarlantas menjelang natal 2021 dan tahun baru 2022 ditengah pandemi Covid-19.

"Terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran dan macet, meningkatnya ketertiban dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan meningkatnya disiplin masyarakat dalam menaati protokol Kesehatan serta berkurangnya tempat penyebaran Covid-19," harapnya.

Perlu diketahui, jumlah pelanggaran tilang pada operasi zebra tahun 2020 sebanyak 422 lembar, jumlah teguran sebanyak 1.011 dan pada operasi zebra tahun 2021 diharapkan dapat menurun. (TN3)

Komentar