Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, 300 Personel Gabungan di Lebak Dikerahkan

Joko Widodo dan KH. Ma'ruf Amin. (Dok: Harian Aceh Indonesia)
Joko Widodo dan KH. Ma'ruf Amin. (Dok: Harian Aceh Indonesia)

LEBAK, TitikNOL - Meski sudah ada larangan unjukrasa di sekitar gedung DPR/MPR dari tanggal 15 Oktober hingga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019, namun personel gabungan dari Polri dan TNI juga unsur pemerintah daerah, melakukan penyekatan massa terutama di daerah yang berdekatan dengan Jakarta.

Wakapolres Lebak Kompol Wendy Andrianto mengatakan, sebanyak 300 personel gabungan Polri, TNI dan unsur pemerintah daerah dikerahkan dalam pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Pemilu 2019.

"Penyekatan di beberapa area terminal, Stasiun Rangkasbitung, Maja, Citeras serta simpul-simpul perbatasan," kata Wendy, seusai apel gelar pasukan pengamanan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, di Mapolres Lebak, Jum'at (18/10/2019).

Wendy menjelaskan, upaya preventif persuasif akan dilakukan oleh aparat jika tetap ada pergerakan massa yang hendak berunjuk rasa ke Jakarta.

"Kami berikan imbauan, preventif persuasif. Saya mengajak dan berharap kepada masyarakat Lebak untuk bersama-sama menjaga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden agar aman dan kondusif," tegasnya kepada wartawan melalui sambungan telepon selulernya. (Gun/TN1)

Komentar