Laka di Lebak, Nenek dan Cucu Asal Pandeglang Tewas

motor yang dikendarai korban ringsek usai betabrakan dengan mobil bak terbuka. (Foto: Ist)motor yang dikendarai korban ringsek usai betabrakan dengan mobil bak terbuka. (Foto: Ist)

LEBAK, TitikNOL - Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di ruas jalan Rangkasbitung - Pandeglang, tepatnya di patung kuda Kampung Pasir Waru, Desa Mekar Agung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Minggu (10/9/2017).

Informasi yang diperoleh TitikNOL, kecelakaan terjadi antara motor dan mobil bak terbuka.

Motor Scopy bernomor polisi A 6387 LY yang dikemudikan Maman Abdul Rohman, melaju kencang sambil membonceng ibu kandungnya bernama Karisah (60) dan anaknya Fadlan (7).

Maman Abdul Rohman sendiri merupakan warga Kampung Cipulan, Desa Jiput, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

Dengan kecepatan tinggi, motor yang dikemudikan korban melaju dari arah Pandeglang menuju Rangkasbitung.

Namun saat melintas di patung kuda, muncul mobil bak terbuka berwarna hitam bernomor polisi A 8925 PD dari arah berlawanan. Tabrakan pun tidak terelakan.

Akibatnya, Karisah mengalami luka berat di bagian kepala serta kaki dan langsung tewas di lokasi kejadian.

Nasib sama dialami anak korban yakni Fadlan. Meski sempat kritis dan dilarikan ke rumah sakit, nyawa Fadlan akhirnya tidak tertolong.

Sementara Maman Abdul Rohman sampai saat ini masih di rawat di RSUD Adjidarmo, karena mengalami patah tulang kaki kiri dan harus mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Cibadak, AKP Dadang Junaedi saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya membenarkan kejadian itu.

"Iya benar, saya terima laporan dari anggota saya ada laka. Tapi kejadian laka itu sudah langsung ditangani oleh unit laka Polres," ujar Dadang Junaedi diujung telepon selulernya.

Hingga berita ini dilansir, wartawan masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari kanit laka Polres Lebak, Iptu Suparja, guna mendapatkan konfirmasi pengendara minibus carry bak terbuka yang menabrak pengendara motor tersebut yang menewaskan dua orang korban meninggal dunia. (Gun/red)

Komentar