Mabuk Saat Berkendara, 4 Pemuda Tabrak Mobil di Jalan Tol Satu Tewas

Petugas laka lantas Polda Banten Aiptu Andre, saat memeriksa Dawiri, korban luka berat kecelakaan di tol Merak - Tangerang. (Foto: Ist)
Petugas laka lantas Polda Banten Aiptu Andre, saat memeriksa Dawiri, korban luka berat kecelakaan di tol Merak - Tangerang. (Foto: Ist)


SERANG, TitikNOL - Diduga supir dalam kondisi mabuk, kendaraan Avanza B 1970 GMA yang ditumpangi 4 penumpang ringsek setelah menabrak kendaraan lain di Tol Merak - Tangerang, Kamis (2/11/2017) dini hari.

Peristiwa yang terjadi dijalan bebas hambatan tersebut, merenggut satu nyawa penumpang, sedangkan 3 orang lainnya mengalami luka berat. Korban tewas dilarikan ke RSUD Serang, sedangkan korban luka dirawat di RS Sari Asih Kota Serang.

Korban tewas diketahui bernama Andri Gunawan (32) warga Kampung Maja Dukuh, Desa Mander, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.

Sedangkan 3 korban luka berat yaitu Ahmad Sahrus Sariful Juanda (33) warga Bumi Cikande Indah, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Muhammad Sulaeman (33) dan Dawiri (33) keduanya warga Kampung Lembur Gede, Desa Leuwi Limus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Diperoleh keterangan, peristiwa kecelakaan yang menimpa minibus ini terjadi di KM 69, sekitar pukul 04.00 WIB. Kendaraan Avanza yang dikemudikan Ahmad Sahrus ini diketahui meluncur dari Kota Cilegon ke arah Tangerang.

Namun tiba di lokasi kejadian, Avanza yang dikemudikan Sahrus ini menabrak bagian belakang kendaraan di depannya.

Akibat benturan yang cukup keras, kendaraan Avanza ini rusak berat. Sedangkan kendaraan yang ditabrak tidak diketahui kondisinya karena tetap melanjutkan perjalanan. Petugas patroli PJR Induk Serang Timur dibantu tim medis ASTRA Infra Toll Road segera mengevakuasi korban untuk diberikan pertolongan.

"Penyebab kecelakaan masih kita selidiki, namun diduga supir dalam keadaan mabuk. Selain bau alkohol, juga kita temukan beberapa botol berisi minuman keras di dalam mobil Avanza," ungkap personil Unit Lakalantas Polda Banten, Aiptu Andree ditemui di RS Sari Asih.

Sementara itu, Muhammad Sulaeman (33) satu penumpang yang selamat mengaku jika dirinya bersama 3 rekannya sebelumnya sempat mengunjungi tempat hiburan malam di Kota Cilegon.

Hanya saja, dirinya tidak mengetahui persis penyebab musibah kecelakaan yang dialaminya.

"Sebelumnya, kita baru saja dari tempat hiburan. Tapi saya tidak tahu terjadinya kecelakaan karena tidur," aku Sulaeman. (hr/red)


Komentar