Satu Petani di Lebak Hilang Terseret Banjir Bandang di Sungai Cisaat

Tempat kejadian hanyutnya warga bernama Iwan (67). (Foto: TitikNOL)
Tempat kejadian hanyutnya warga bernama Iwan (67). (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Hujan deras yang menerjang wilayah Kampung Hewalat, Desa Sogong, Kecamatan Panggarangan, membuat aliran kali Cisaat meluap. Akibatnya, seorang petani hilang terseret arus deras air yang meluap.

Kepala Basarnas Banten M Zaenal Arifin menjelaskan, peristiwa hanyutnya warga terjadi sekitar pukul 16.20 WIB. Korban bernama Iwan (67) pergi ke sawah yang lokasinya dekat dengan kali Cisaat, saat cuacanya sedang hujan deras.

"Korban pergi ke sawah untuk menginap bersama saudaranya di saung sawah, karena besok paginya akan menanam padi dengan keluarganya," kata Zaenal, Rabu (11/10/2020).

Lanjut Zaenal, sekitar pukul 17.00 WIB salah seorang teman korban bernama Maderi hendak mengambil air nira yang biasa disebut 'nyadap', sedangkan korban sendirian di gubuk sawah.

"Saat temannya kembali, saksi ini tidak melihat korban di tempat. Ia pun melihat sekitar kali Cisaat, terlihat tangan korban tergelincir di kali Cisaat yang selanjutnya tidak terlihat lagi oleh saksi," lanjutnya.

Korban merupakan warga kampung Hewalat RT/01 RW/05 Desa Sogong, Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak. Satu tim petugas Basarnas Banten diturunkan untuk melaksanakan pencarian di kali Cisaat.

"Masyarakat dan aparat desa sudah melakukan pencarian di sekitar kali Cisaat namun hasilnya belum ditemukan," tukasnya. (Gat/TN1)

Komentar