Tanah Longsor Timbun Ruas Jalan Nasional Bayah - Cibareno

Tanah longsor yang terjadi di Ruas Jalan Nasional Bayah - Cibareno Km 5, tepatnya di Kampung Jogjogan, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. (Foto: TitikNOL)
Tanah longsor yang terjadi di Ruas Jalan Nasional Bayah - Cibareno Km 5, tepatnya di Kampung Jogjogan, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK TitikNOL - Peristiwa tanah longsor akibat hujan deras timbun Ruas Jalan Nasional Bayah - Cibareno Km 5, tepatnya di Kampung Jogjogan, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak sekira pukul 17.30 WIB, Selasa (22/6/2021)

Informasi diperoleh dari Budi Supriadi warga Kecamatan Bayah menyebut, longsor terjadi di atas lokasi Terminal Khusus (Tersus) Pabrik Semen PT. Cemindo Gemilang. Akibatnya, kendaraan roda duapun sulit melintasi ruas jalan tersebut, sedangkan kendaraan roda empat macet total dari dua arah.

"Tanah longsor akibat hujan deras, kendaraan roda empat macet total. Karena material longsoran tanah menutupi ruas jalan," katanya.

Terpisah, Febby Rizky Pratama, Kepala BPBD Kabupaten Lebak membenarkan terjadinya tanah longsor di ruas jalan tersebut.

Menurut Febby, hujan deras selain mengakibatkan tanah longsor, juga merendam rumah Panji (65) warga Kampung Ciwaru RT 01/RW. 01/08, Desa Bayah Barat.

"Untuk sementara waktu keluarga Panji diungsikan ke tetangganya. Tanah longsor yang menutupi ruas jalan Bayah - Cibareno, untuk penanganan BPBD berkoordinasi dengan Muspika setempat dan pihak perusahaan PT. Cemindo untuk menurunkan alat berat. Hasilnya jalan raya sudah bisa dilalui oleh kendaraan," terang Febby.

Sementara itu diwaktu bersamaan kata Febby, terjadi musibah empat tiang listrik roboh di Kampung Gunung Curi, Desa Bayah Timur.

Akibatnya, akses jalan roda empat tertutup. Namun setelah diatasi oleh petugas, roda empat sudah bisa melintasi jalan tersebut.

"Tidak ada korban jiwa, penanganan bencana tanah longsor, banjir dan robohnya tiang listrik. Petugas BPBD dibantu oleh anggota Polsek dan anggota Koramil Bayah," terangnya. (Gun/TN1)

Komentar