Kamis, 3 April 2025

Warga Taktakan Tangkap Ular Sanca Sepanjang Tiga Meter

Warga saat menangkap ular (Foto: TitikNOL)
Warga saat menangkap ular (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Warga di Perumahan Ranu Estet 2, Kelurahan Panggungjati, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, dihebohkan dengan kemunculan ular Sanca kembang sepanjang 3 meter. Ular itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang bocah yang tengah mencari ikan.

Dalam rekaman video amatir yang beredar di media sosial, terlihat beberapa orang warga perumahan Ranu Estet tengah mencoba menaklukan ular. Terlihat juga tangan salah seorang warga dililit oleh ular itu saat mencoba menangkapnya.

Hendra Septiawan warga perumahan mengatakan ular pertama kali ular itu dilihat oleh seorang bocah yang tengah mencari ikan di saluran irigasi yang ada di perumahan. "Jadi malam itu ada anak kecil yang lagi nyari ikan di selokan, saat itu dia liat kucing yang lari dari arah kebun. Saat di cek ternyata ada ular, itu" katanya, Senin (6/12/2021).

Setelah itu, anak itu kemudian berlari untuk meminta tolong kepada warga dan security yang ada di sekitar. "Karena takut, bocah itu memberitahukan hal itu kepada satpam yang lagi berjaga. Karena ramai, warga juga ikut ngecek," katanya.

Saat di cek, warga pun tidak berani untuk menangkap ular tersebut karena ukurannya yang sangat besar dan panjang. Karena khawatir membahayakan warga dan hewan peliharaan, warga kemudian meminta bantuan pawang untuk menangkap ular.

"Kebetulan pak RT punya kenalan pawang ular, yasudah manggil pawang ular karena warga disini pada takut kalau nangkep, soalnya kan ga ketahuan badannya itu kaya gimana," ungkapnya.

Hendra mengatakan, jika kejadian kemunculan ular disekitar perumahannya bukan kali pertama terjadi. Tiga hari sebelumnya warga juga digegerkan dengan kemunculan ular sanca saat melakukan kerja bakti. Namun saat hendak ditangkap, ular itu menghilang.

"Bahkan beberapa waktu lalu juga warga pernah nangkep ular, cuman bukan sanca, tapi ular Kobra. Tapi selang sehari pas di tangkap dan dimasukin ke kandang, ternyata ilang," tegasnya. (TN3)

Komentar