Kapolri: Isu Komunisme Hanya untuk Kepentingan Politik

Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian. (Dok: arrahmah)
Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian. (Dok: arrahmah)

SERANG, TitikNOL - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menilai, isu kebangkitan PKI di Indonesia yang dihembuskan oleh beberapa pihak lebih kuat bernuansa politis dan mengada-ada.

"Isu komunis itu lebih banyak masuk dalam domain politis. Bukan domain logis keagamaan. Tapi kalau mau saya jelaskan bisa sampai empat jam. Boleh undang saya untuk kuliah umum khusus (komunisme)," kata Kapolri ditemui di Pondok Pesantren An-Nawawi, Tanara, Kabupaten Serang, Rabu (8/2/2017).

Baca juga: PBNU Bantah Ayah Rano Karno Seorang Komunis

Jadi menurut Kapolri, jika isu komunis yang dihembuskan oleh sebagian orang atau kelompok tertentu memiliki kepentingan politik.

"Ini komunis bukan lagi isu yang egolitis tapi sudah politis," ungkapnya.

Seperti diketahui, isu komunis saat ini dihembuskan oleh sejumlah pendukung Cagub Cawagub Banten nomor urut 1 Wahidin Halim - Andika Hazrumy.

Isu itupun bahkan diarahkan ke pasangan Cagub Cawagub nomor urut 2 Rano Karno - Embay Mulya Syarif. (Meghat/red)

Komentar