Jum`at, 4 April 2025

6 Kebiasaan yang Bisa Merusak Ginjal

Ilustrasi. (Dok: net)
Ilustrasi. (Dok: net)

TitikNOL - Memiliki ginjal yang sehat sangat penting untuk kesehatan kita secara keseluruhan. Karena itu, sangat penting untuk menjaga ginjal dalam bentuk prima dan memastikan kondisinya tidak memburuk seiring berjalannya waktu.

Untuk mencegah masalah ginjal, Anda harus memiliki pemahaman yang lebih baik tentang berbagai kebiasaan yang bisa membahayakan ginjal. Sayangnya, banyak kebiasaan sehari-hari yang mungkin kita tidak sadari dapat membahayakan kesehatan ginjal.

Berikut 6 kebiasaan sehari-hari yang dapat merusak ginjal seperti dikutip dari Fithog:

Menahan buang air kecil

Menahan urine di kandung kemih dianggap ide yang sangat buruk. Menurut ahli kesehatan, kandung kemih penuh bisa menyebabkan kerusakan ginjal yang tidak perlu. Bila Anda menahan air kencing di kandung kemih, bakteri beralih dengan cepat. Setelah refluks urine kembali ke ginjal dan ureter, zat beracun menyebabkan berbagai jenis infeksi ginjal. Infeksi saluran kemih, uremia dan nefritis.

Sayangnya, hampir setiap orang pernah menahan buang air kecil. Seseorang mungkin menahan keinginan ke kamar mandi karena berbagai faktor. Namun, ada batas waktu Anda bisa menahan buang air kecil sebelum pergi ke toilet.

Selain masalah kesehatan itu, Anda mungkin mengalami berbagai macam komplikasi yang berhubungan dengan saluran kemih. Salah satu masalah utamanya adalah hipertrofi. Dalam kondisi ini, terjadi peningkatan jumlah tekanan yang terjadi pada ginjal. Jadi, pikir dua kali jika ingin menahan 'panggilan alam' ini.

Terlalu banyak konsumsi garam

Menurut pakar kesehatan, sebaiknya jangan makan garam berlebihan. Takaran lebih dari 5,8 gram garam setiap hari dianggap berlebihan. Garam adalah sumber utama sodium, lalu kenapa berbahaya.

Alasannya utamanya adalah sodium membuat ginjal Anda bekerja lebih keras. Bila ada kelebihan sodium dalam aliran darah, tubuh Anda perlu mengeluarkannya. Hal ini menyebabkan banyak tekanan pada ginjal dan mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Jadi, dianjurkan untuk menghilangkan atau mengurangi garam dari makanan Anda.

Makan terlalu banyak daging

Banyak protein dalam makanan juga dianggap berbahaya bagi ginjal. Hasil proses cerna protein dapat menghasilkan amonia, di mana ini merupakan racun berbahaya yang bisa merusak ginjal.

Protein hewani juga berbahaya bagi ginjal. Padahal, makanan lain yang kadar lemaknya tinggi juga dinilai berbahaya. Bila Anda mengonsumsi banyak lemak hewani, ginjal tidak dapat berfugsi dengan baik. Kelebihan lemak hewani mencegah ginjal menyaring darah. Anda harus mencoba membatasi asupan protein hewani atau menggantinya dengan protein nabati.

Sering minum-minumanan karbonasi

Semua jenis minuman berkarbonasi dianggap berbahaya bagi kesehatan Anda secara keseluruhan. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan terkait ginjal. Menurut ahli kesehatan, dianjurkan untuk menghindari minuman berkarbonasi atau membatasi asupannya dalam makanan Anda. Dalam jangka panjang, minuman ini menyebabkan batu ginjal atau masalah kronis.

Kurang minum air putih

Penting untuk dipahami bahwa ginjal harus selalu terhidrasi dengan benar. Biar kinerjanya bagus, Anda perlu memastikan ginjal tetap dalam kondisi baik. Bila Anda tidak minum cukup air mineral, toksin bisa terakumulasi dalam darah. Karena tidak akan ada cukup cairan utnuk mengalirkan racun melalui ginjal, hal itu dapat menyebabkan masalah pada saluran kemih.

Menurut profesional medis, Anda harus minum lebih dari 8 gelas air putih per hari. Cukup mudah untuk memastikan apakah tubuh terhidrasi dengan baik atau tidak. Coba periksa warna urine ketika buang air kecil. Jika terhidrasi dengan baik, maka warna urine akan lebih cerah.

Banyak orang sudah mengerti pentingnya asupan air yang tepat. Namun, mereka masih mengabaikannya dengan tidak cukup minum air putih. Dalam jangka panjang, kekurangan cairan dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan terkait ginjal.

Fungsi utama ginjal adalah mengurasi limbah metabolisme yang tidak dibutuhkan tubuh. Hal ini menyeimbangkan jumlah sel darah merah di tubuh. Jika Anda tidak cukup minum air putih, ginjal akan berhenti berfungsi dengan baik.

Bagi sebagian orang, minum banyak air putih per hari sepertinya sulit dilakukan. Jika Anda tidak bisa minum lebih dari 8 gelas air putih per hari, maka perlu minum cairan jenis lain, jus misalnya.

Gaya hidup sedentary

Terakhir namun tidak sedikit orang punya perilaku ini. Ya, gaya hidup malas bergerak atau sedentary dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Pastikan Anda tidak duduk dalam waktu lama dalam sehari. Selain memengaruhi kesehatan umum, gaya hidup ini memiliki dampak besar pada fungsi ginjal.

Dengan beberapa perubahan kecil pada gaya hidup, Anda dapat menghindari berbagai masalah kesehatan. Misalnya, Anda bisa berjalan-jalan kaki setiap pagi atau naik tangga alih-alih menggunakan lift. Anda harus kreatif dan menambahkan beberapa hal baru ke rutinitas harian. Secara sederhana, Anda perlu memastikan tidak ada tekanan berlebihan pada ginjal.

Pesan terakhir, Anda harus berkonsultasi dengan profesional medis sebelum melakukan perubahan pada pola makan Anda. Hal ini untuk memastikan Anda mengenalkan perubahan pada tubuh dengan cara yang sehat.

Berita ini telah tayang di okezone.com, Senin 30 Oktober 2017 dengan judul GAWAT! Tanpa Sadar 6 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Ginjal

Komentar